BALIKPAPAN – Persipal Palu lagi-lagi gagal merasakan euforia kemenangan. Usai harus pasrah meraih hasil imbang 1-1, pada duel yang dilakoni dengan Persiba Balikpapan di Stadion Sriwedari, Senin (23/2) malam.
Padahal, tim berjuluk Laskar Tadulako itu hampir saja merasakan kemenangan pertamanya dalam Pegadaian Champion 2025/26 ini. Sebab, tim yang berstatus musafir ini sempat unggul lebih dulu di menit ke-55, yang dicetak oleh Fahad Abdullah.
Kemenangan sudah di depan mata. Sayangnya, di masa injury time babak kedua (menit 90+5) harapan itu pupus. Persiba Balikpapan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol penalti yang dieksekusi Takumu Nishihara.
Pelatih Persipal Palu, Andhika Mulia mengaku sangat menyayangkan hasil tersebut. Terlebih, apa yang terjadi di menit akhir.
“Padahal tinggal dua menit (laga berakhir), kesalahan yang tidak penting terjadi dan akhirnya kemenangan gagal dicapai lagi. Namun memang secara permainan, anak-anak banyak progres,” ungkapnya.
Andika menilai, ketenangan anak asuhannya masih menjadi catatan besar di pertandingan kali ini. Yang mana memang harus lebih ditingkatkan.
Selain itu, lanjutnya, tim harus berupaya mengurangi kesalahan kecil jika ingin mewujudkan asa untuk menang.
“Pemain harus main lebih dewasa lagi. Kami juga harus meminimalisir kesalahan meski itu kecil di laga-laga berikutnya,” tutupnya.
Sementara itu, hasil ini membuat Persipal hanya mengumpulkan total tujuh poin, dan bertahan sebagai juru kunci Grup B. Dengan catatan tujuh kali imbang dan 13 kekalahan dari 20 laga yang sudah dijalani. (*)
Editor : Sukri Sikki