KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan akan menjalani laga penentuan menghadapi Persekat Tegal pada play-off degradasi Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Trisanja, Slawi, Kabupaten Tegal, Jumat (8/5/2026) pukul 15.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi penentu nasib kedua tim untuk bertahan di Liga 2 musim depan. Tim yang kalah dipastikan terdegradasi, sementara pemenang tetap bertahan di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia.
Persekat lebih diunggulkan karena bermain di hadapan pendukung sendiri. Namun skuad Beruang Madu pantang turun kasta alias menargetkan kemenangan di kandang lawan.
Pelatih kepala Persiba, Leonard Tupamahu, menyebut persiapan tim berjalan cukup baik menjelang laga krusial tersebut. Menurutnya, faktor mental menjadi perhatian utama agar para pemain siap menghadapi tekanan pertandingan.
“Pada dasarnya persiapan yang kami lakukan sudah cukup baik. Hal yang paling penting yang saya siapkan adalah faktor psikologis pemain,” ujar Leonard dikutip dari laman ILeague, Jumat (8/5/2026).
Leonard menilai seluruh pemain memahami besarnya arti pertandingan tersebut karena tidak ada kesempatan kedua setelah laga berakhir.
“Saya pikir mereka tahu pertandingan besok sangat penting karena tidak ada lagi pertandingan selanjutnya,” lanjutnya.
Ia meminta para pemain tampil habis-habisan demi membawa Persiba tetap bertahan di Pegadaian Championship musim depan.
“Jadi mereka semua harus siap untuk berjuang habis-habisan untuk membawa Persiba tetap berada di Pegadaian Championship musim depan,” tegas Leonard.
Selain mental, Leonard juga menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi kemungkinan pertandingan berlangsung hingga babak tambahan apabila skor imbang selama waktu normal.
“Soal strategi, pastinya kami sudah siapkan itu. Perihal bagaimana nantinya saat pertandingan, kami sudah pikirkan seperti apa,” katanya.
Pelatih berusia 41 tahun itu juga mengingatkan pemain agar mampu menjaga tempo permainan karena cuaca panas di sore hari diperkirakan akan menguras stamina.
“Memang dengan situasi cuaca yang lumayan panas saat sore hari, saya pikir para pemain juga harus pintar dalam menjaga tempo permainan karena pertandingan bisa saja berjalan lebih dari 90 menit,” pungkas Leonard.(*)
Editor : Thomas Priyandoko