Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Persib Bandung Kena Sanksi Larangan Transfer FIFA, Manajemen Buka Suara

Dwi Puspitarini • Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:22 WIB
Persib Bandung juara BRI Super league.
Persib Bandung juara BRI Super league.

KALTIMPOST.ID - Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola tanah air, di mana klub raksasa Persib Bandung resmi mendapatkan hukuman berat dari federasi sepak bola dunia, FIFA. Sang juara Super League musim 2025/2026 tersebut dijatuhi sanksi berupa larangan untuk melakukan pendaftaran pemain baru.

Berdasarkan pengumuman resmi di laman FIFA Registration Bans, hukuman tegas ini mulai berlaku sejak tanggal 29 Mei 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan. Sanksi ini sendiri berakar dari sengketa hukum antara manajemen Persib Bandung dengan mantan bek asing mereka asal Filipina, Daisuke Sato, terkait pemutusan kontrak yang berujung pada kewajiban membayar kompensasi senilai Rp3 miliar.

Kronologi Sengketa Kontrak Daisuke Sato

Mantan pemain Persib Bandung Daisuke Sato. (Foto: Istimewa/Instagram Daisuke Sato)
Mantan pemain Persib Bandung Daisuke Sato. (Foto: Istimewa/Instagram Daisuke Sato)

Masalah ini bermula pada tahun 2023 ketika kontrak kerja sama antara Persib Bandung dan Daisuke Sato berakhir lebih cepat dari kesepakatan awal. Posisi bek asal Filipina tersebut kemudian digantikan oleh rekan senegaranya yang berposisi sebagai penjaga gawang, Kevin Ray Mendoza. Tidak terima dengan keputusan sepihak tersebut, Daisuke Sato mengajukan gugatan resmi ke FIFA.

Setelah melalui proses persidangan, FIFA memenangkan gugatan Sato dan memerintahkan tim berjuluk Pangeran Biru itu untuk membayar uang kompensasi sebesar Rp3 miliar. Persib sempat mengajukan gugatan balik untuk menolak keputusan tersebut, namun upaya hukum mereka ditolak oleh FIFA. Sesuai dengan surat keputusan yang dirilis pada 22 September 2024, Persib diberikan tenggat waktu selama 45 hari untuk melunasi seluruh kompensasi. Namun, karena pembayaran tidak dilakukan hingga batas waktu yang ditentukan, FIFA akhirnya menjatuhkan hukuman larangan pendaftaran pemain baru ini.

Klarifikasi Manajemen Persib Bandung Mengenai Sanksi FIFA

Menanggapi sanksi yang beredar luas di masyarakat, manajemen klub segera memberikan pernyataan resmi untuk meluruskan situasi agar tidak terjadi kesalahpahaman di kalangan pendukung. Pihak manajemen menegaskan bahwa situasi ini murni merupakan masalah administrasi penyelesaian kontrak dan bukan karena ketidakmampuan klub dalam finansial.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, membenarkan bahwa pihaknya telah mengetahui sanksi dari FIFA tersebut. Beliau mengklarifikasi bahwa hukuman ini sama sekali tidak berkaitan dengan masalah penunggakan gaji.

"Perlu kami jelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato, pada tahun 2023. Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak," ujar Adhitia mengungkapkan, dilansir dari detiksport, Sabtu (30/5).

Editor : Dwi Puspitarini
#Sanksi FIFA #Larangan Transfer #Daisuke Sato #persib bandung