BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan tentu harus bekerja lebih keras. Pasalnya, setelah melakoni dua laga tanpa poin, tim berjuluk Beruang Madu ini kini mengantongi poin minus empat. Seperti diketahui, pekan lalu Persiba menjamu Persela Lamongan di Stadion Surajaya. Meski berstatus tuan rumah, faktanya euforia pertandingan itu membuat Persiba seolah menjadi tim tamu di hadapan lawan.
Alhasil, laga yang sejatinya bisa berakhir imbang, malah ditutup dengan kekalahan tipis Beruang Madu dengan skor 1-0. Usai gol cepat milik Juninho Cabral membobol gawang Persiba pada menit 89. Diakui Pelatih Persiba Balikpapan Sudirman, sejak awal pertandingan itu memang dinilai berat. Mengingat tim lawan adalah tuan rumah yang sebenarnya, yang juga kerap memberi tekanan kepada timnya.
Baca Juga: Modal Usaha UMKM Balikpapan: Cara Dapat KUR Tanpa Jaminan hingga Rp 100 Juta
“Itu membuat kami agak kesulitan. Tapi gol yang terjadi di akhir itu memang salah satu kelebihan dari pemain-pemain Persela, bisa memanfaatkan peluang. Ditambah ada sedikit kesalahan di lini belakang kami sehingga gol itu bisa terjadi,” jelasnya. Dia menambahkan, meski sudah melakukan strategi untuk memancing lawan, nyatanya tim Persela bermain sangat baik. Sehingga, lawan lebih banyak menguasai jalannya pertandingan.
Di sisi lain, ia menyoroti masalah fisik yang dialami oleh anak asuhnya. Persiapan yang sangat pendek, membuat fisik pemain selalu menurun di menit-menit akhir. “Nah itu yang menjadi PR kami, mudah-mudahan dengan pertandingan yang ketat seperti sebelumnya, secara natural kondisi fisik pemain juga akan meningkat. Sehingga di pertandingan berikutnya, insya Allah kami akan bisa meraih poin maksimal,” tutupnya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki