KALTIMPOST.ID, SURABAYA - Persebaya Surabaya dihadapkan pada krisis kebugaran pemain jelang laga tandang kontra PSM Makassar pada 22 Oktober mendatang. Selain jadwal pertandingan Super League yang mepet, sejumlah pilar Green Force terpaksa menepi akibat cedera.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui situasi ini memaksanya memutar otak lebih keras. Tim asuhannya hanya memiliki waktu pemulihan singkat usai bermain imbang melawan PSS Sleman pada Minggu (18/10).
"Apalagi beberapa pemain cedera dan tidak bisa dimainkan," ujar Tavares.
Baca Juga: Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pusdiksi FH Unmul Soroti Pendidikan hingga Kebebasan Sipil
Pilar andalan seperti Francisco Rivera dan Matheus Lagoa saat ini masih harus menjalani perawatan intensif. Tavares menyebut gangguan fisik tersebut menjadi alasan utama perombakan susunan pemain pada laga terakhir.
"Ini alasan kenapa saya melakukan beberapa pergantian komposisi karena pemain yang cedera. Kami harus melihat kondisinya ke bagian medis," kata Tavares.
Tavares membeberkan, sejumlah pemain yang turun menghadapi PSS Sleman sebenarnya belum pulih sepenuhnya. Kendati demikian, para pemain tetap memaksakan diri tampil demi membela tim di lapangan.
"Untuk pertandingan selanjutnya saya akan melihat dulu kondisi pemain yang akan dibawa. Lalu, kami akan membuat rencana untuk pemain-pemain yang tersedia," tutur pelatih asal Portugal tersebut.
Dengan jeda hanya tiga hari, tim pelatih memfokuskan agenda pada pemulihan fisik pemain dan pematangan taktik. Tavares memastikan rotasi skuad akan dimaksimalkan demi menutup celah yang ditinggalkan pemain cedera.
"Persebaya juga tidak hanya mengontrak 11 pemain saja, kami punya lebih dari 11 pemain," ucap Tavares menegaskan.
Baca Juga: Temuan Sabu 12,6 Kilogram di Samarinda Diduga Stok Pengedar
Ia menegaskan hanya pemain yang mengantongi rekomendasi tim medis yang akan diberangkatkan ke markas PSM Makassar. "Jadi saya akan melihat ke bagian medis, siapa saja yang dalam kondisi terbaik dan siap untuk pertandingan selanjutnya," katanya.
Sementara itu di kubu lawan, PSM Makassar menyambut Persebaya dengan modal kemenangan tipis atas PSIM Jogjakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16/10).
Pencetak gol kemenangan PSM, Stefan Jevtoski, mengajak suporter kembali memenuhi tribune stadion di tengah isu boikot laga kandang. Dukungan penuh penonton dinilai krusial saat menjamu Persebaya nanti.
"Saya kira suporter juga harus mengerti bahwa kita akan selalu membutuhkan mereka. Pada saat situasi sulit kita akan membutuhkan mereka," kata Stefan Jevtoski, dikutip dari Fajar.
Jevtoski berharap atmosfer kandang bergemuruh saat bentrok kontra Bajul Ijo. "Dan saya berharap menghadapi Persebaya nantinya kita akan mendapatkan stadion yang penuh nantinya," ujarnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi