KALTIMPOST.ID, Warga RT 8 Kelurahan Api-Api melakukan kegiatan gotong-royong memperbaiki infrastruktur. Sasarannya ialah sodetan drainase di samping PT BPR Dhanarta Dwiprima. Ketua RT 8 Harnu Wiyoto mengatakan kegiatan berlangsung dari 07.00 11.00.
“Diikuti oleh 25 warga. Kami bagi yang tinggal di kompleks Dhanarta memperbaiki drainase. Sementara di luar wilayah itu membersihkan masing-masing rumah,” kata Harnu.
Infrastruktur ini sebelumnya tidak berfungsi normal. Tepatnya dua tahun belakangan. Lantaran akses ini tidak mampu menahan kendaraan bermuatan berat yang mengangkut elpiji.
“Akibatnya dinding dan pondasi penutupnya ambrol. Memang bukan didesain untuk menahan beban itu,” ucapnya.
Normalisasi ini hanya bersifat sementara. Warga akan mengajukan anggaran untuk perbaikan melalui kelurahan. Pengerjaan normalisasi hanya menggunakan perlengkapan seadanya. Mulai dari cangkul hingga linggis.
Panjang sodetan drainase yakni 40 meter. Dengan lebar dan kedalaman masing-masing 80 sentimeter. Sebelumnya tidak dilakukan normalisasi karena menunggu pelebaran parit di Jalan Ahmad Yani.
“Begitu parit di jalan raya sudah bagus maka kami normalkan. Nanti saluran drainase ini akan dialiri air limpasan rumah warga ketika sungai meluap. Di bagian ujung sungai Bontang, pintu air ditutup jika debit tinggi,” paparnya.
Nantinya warga menginginkan untuk pelebaran saluran drainase. Sehingga bisa digunakan kendaraan roda empat melintas berpapasan. Apalagi saat ini jalur lingkungan ini ramai digunakan. Khususnya dari arah Jalan Tennih hingga depan Denarhanud Rudal 002/BTG.
“Karena masih ada tiga titik yang atasnya lubang. Kami hanya beri pemberitahuan agar pengendara berhati-hati. Kalau dinding yang ambrol, kami tutup pakai batu kecil,” pungkasnya. (ak/waz)
Editor : Hernawati