Salah satu warga Berbas Pantai Wiwin mengatakan sangat terbantu dengan kegiatan ini. Sebab harga komoditas yang dijual juga relatif lebih murah. Dibandingkan dengan harga yang ada di pasaran.
“Saya ini membeli beras, telur, dan bawang putih,” kata Wiwin.
Warga RT 8 ini meminta agar program ini dibuatkan berkala. Utamanya ketika menjelang hari raya keagamaan. Sebab di momen tersebut kerap harga pasaran mengalami peningkatan drastis.
“Kalau bisa setahun dua kali saat mendekati hari raya pelaksanaan seperti ini,” ucapnya.
Sementara Lurah Berbas Pantai Hadi Jumianto sebagian komoditas habis terjual. Padahal pedagang telah memberikan suplai yang cukup banyak. Ini menunjukkan animo masyarakat dengan kegiatan ini sangat tinggi. Utamanya bagi kaum ibu-ibu.
“Ini bisa untuk menambah pasokan kebutuhan sehari-hari di rumah,” tutur dia.
Terkait permintaan untuk menjadi kegiatan rutin, kelurahan pada intinya siap memfasilitasi. Namun ini bergantung dengan kesediaan dari pedagang. “Kalau mereka bersedia, kami siap fasilitasi tempatnya untuk pasar murah,” sebutnya.
Pada pasar murah ini, komoditas beras dibanderol Rp73 ribu untuk lima kilogram. Kemudian minyak goreng Rp35 ribu, telur Rp51 ribu per piring, gula pasir Rp17 ribu per kilogram, gula merah Rp23 ribu per kilogram, bawang putih Rp35 ribu per kilogram, bawang merah Rp20 ribu per kilogram.
Selain itu sabun cuci piring Rp10 ribu per kemasan, teh Rp5 ribu, tepung kompas Rp11 ribu, tepung tapioka Rp6.500, tepung beras Rp7 ribu, dan tepung ketan Rp10 ribu.
Editor : Uways Alqadrie