Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Proyek Perbaikan Trotoar Jalan Ahmad Yani, Bontang Masuk Perpanjangan Waktu

Adhiel kundhara • Selasa, 7 Januari 2025 | 22:28 WIB
KEBUT: Kontraktor pengerjaan perbaikan trotoar di Jalan Ahmad Yani memerintahkan pekerja bekerja dari pagi hingga malam untuk menyelesaikan proyek ini.
KEBUT: Kontraktor pengerjaan perbaikan trotoar di Jalan Ahmad Yani memerintahkan pekerja bekerja dari pagi hingga malam untuk menyelesaikan proyek ini.

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang memastikan proyek perbaikan trotoar di Jalan Ahmad Yani masuk perpanjangan waktu. Sejatinya proyek ini rampung pada 26 Desember 2024 silam. Tetapi kontraktor meminta penambahan waktu selama 14 hari.

“Jadi nanti berakhirnya di 10 Januari 2025,” kata Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin. Menurutnya saat proses kontrak rampung progres pengerjaan mencapai 69 persen.

Sisa pengerjaan yakni pengecoran lantai trotoar di beberapa titik, pengecoran tangkapan air, dan pengaspalan satu ruas jalan. Mulai dari Kafe Malaya hingga seberang UD Tani. “Paling besar itu di pengaspalan. Angkanya di 25 persen,” ucapnya.

Berdasarkan pengamatan awak Kaltim Post, kontraktor sudah mulai melakukan pengaspalan di satu lajur di sebelah median jalan. Satu lajur lainnya masih menunggu perapian. “Tangkapan air lama ini masih harus digali dulu. Kemudian pengecoran ulang, baru diaspal,” tutur dia.

Kondisi perpanjangan waktu ini membuat kontraktor wajib membayar denda. Per harinya dikenakan Rp10 juta. Totalnya nantinya Rp140 juta akan masuk kas daerah. Anwar menyebut kendala keterlambatan ini dikarenakan suplai material yang tersendat. Bahkan kontraktor harus mendirikan mini batching plant di Gunung Telihan.

“Mereka mandiri mendatangkan material dari Samarinda. Termasuk pengaspalannya,” terangnya.
Pengerjaan ini dikebut oleh kontraktor pagi hingga malam. Sementara Project Manager CV Yans selaku pemenang tender proyek ini Suharno mengatakan kelangkaan beton terjadi di November hingga DeseArabi

“Belum lagi sebelumnya kami terkendala dengan banyaknya jaringan utilitas yang ada di bawah trotoar,” sebutnya. Faktor cuaca juga menjadi kendala. Mengingat beberapa hari belakangan Bontang kerap diguyur hujan. Kontraktor pun optimistis mampu merampungkan pengerjaan sampai durasi perpanjangan.

“Mulai dari pengecoran trotoar, pengaspalan, pemasangan aksesoris, jalur disabilitas, dan tiang pembatas,” pungkasnya. (*) 

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#perbaikan trotoar #bontang #Pengerjaan Jalan