Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Hanya Dua SPBU yang Saat Ini Layani Penjualan Solar di Bontang, Dimana Saja?

Adhiel kundhara • Kamis, 10 Juli 2025 | 17:25 WIB
Truk di bahu jalan Jenderal Soedirman sedang mengantre untuk mendapatkan bahan bakar jenis solar bersubsidi. (ADIEL KUNDHARA/KP)
Truk di bahu jalan Jenderal Soedirman sedang mengantre untuk mendapatkan bahan bakar jenis solar bersubsidi. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID, BONTANG- Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang menjelaskan saat ini hanya dua SPBU di Bontang yang melayani penjualan bahan bakar jenis solar bersubsidi. Dua SPBU itu yakni Tanjung Laut dan Kilometer 3. Plt Kepala DKUMPP Asdar Ibrahim mengatakan dua SPBU lainnya melakukan pemberhentian pelayanan sementara.

Menurutnya , khusus untuk SPBU Akawy tidak melakukan penjualan solar karena adanya pengerjaan drainase di ruas Jalan MT Haryono. Jika dipaksakan maka ruas jalan yang ada akan semakin sempit. “Ini kasihan sudah beberapa kali mengajukan untuk perbaikan drainase dilakukan cepat. Sehingga pasokan yang semestinya masuk sudah empat pekan ini tidak ada,” kata Asdar.

Penghentian sementara ini bertujuan untuk mencegah penumpukan antrean kendaraan. Jika dibuka pasti ada komplain yang masuk. Mereka berharap percepatan penyelesaian proyek berada di segmen sekitar SPBU. “Tujuannya supaya akses masuk lancar dan antrean tidak panjang. Kalau dipaksakan pasti kena lagi mereka,” ucapnya.

Baca Juga: Alasan SPBU Akawy Tidak Jual Solar; Ada Proyek Drainase, Bisa Tambah Kemacetan

Sementara untuk SPBU Kilometer Enam saat ini tidak melakukan penjualan solar. Keputusan ini karena kebijakan pihak koperasi. Oleh sebab itu, SPBU tersebut hanya membuka untuk penjualan bahan bakar jenis Dexlite. “Mereka memiliki kewenangan tersendiri untuk pengambilan keputusan. Tetapi Dexlite tetap ada,” tutur dia.

Kondisi ini membuat kendaraan menumpuk di SPBU Tanjung Laut dan Kilometer Tiga. Asdar berharap agar SPBU Akawy kembali membuka penjualan solar. Mengingat kuota yang diberikan cukup lumayan. “Kalau Akawy bisa buka kembali maka sedikit terurai penumpukan di Tanjung Laut,” terangnya.


Ia menjelaskan pasokan BBM bersubsidi di Kota Bontang masih aman. Tetapi karena hanya dua SPBU yang melayani solar sehingga pasti ada dampaknya. Khusus di Akawy kebijakan saat ini dipandangnya secara bisnis juga berpengaruh. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#bontang #SPBU BBM subsidi