Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Beras SPHP Jadi Buruan di Bontang, Empat Jam Pasca Dibuka GPM Langsung Ludes

Adhiel kundhara • Selasa, 29 Juli 2025 | 17:37 WIB
Pemkot Bontang melakukan upaya stabilisasi harga beras dengan gerakan pangan murah. (ADIEL KUNDHARA/KP)
Pemkot Bontang melakukan upaya stabilisasi harga beras dengan gerakan pangan murah. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID, BONTANG-Kenaikan harga komoditas pangan beras, membuat Pemkot Bontang melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM), Selasa (29/7/2025) di Stadion Bessai Berinta. Enam ton beras merek SPHP dari Bulog didatangkan untuk memenuhi kebutuhan warga Bontang. 

Antusias konsumen sangat tinggi. Terbukti ketika dibuka pelaksanaan kegiatan itu pada 08.00 Wita, antrean pendaftar sudah mengular. Bahkan empat jam pelaksanaan penjualan kuota beras pun langsung ludes. 

“Pertama habis itu beras SPHP medium yang dibanderol dengan harga Rp60 ribu sekira 12.00 Wita,” kata Kabid Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Debora Kristiani. 

Sejatinya harga beras SPHP ini Rp65 ribu. Namun, Pemkot Bontang melakukan subsidi terkait transportasi dari Samarinda ke Bontang. Alhasil harga penjualan di GPM lebih murah. 

“Ini murni Pemkot Bontang melalui APBD,” ucapnya.  Saat ini harga beras medium di pasar berkisar 80 hingga 85 ribu untuk ukuran 5 kilogram. Oleh karena itu, Pemkot Bontang melakukan upaya stabilisasi harga dengan mendatangkan beras dari Bulog. 

Warga pun sudah mendatangi lokasi GPM bahkan hingga 06.00 Wita. Mereka rela datang dari Kanaan maupun Loktuan untuk mendapatkan harga komoditas yang lebih murah. 

Selain beras medium, DKP3 juga menyediakan jenis premium dengan kuota 250 kilogram harganya Rp75 ribu untuk ukuran 5 kilogram, gula satu kilogram Rp18.500, tepung satu kilogram Rp11 ribu, dan telur satu piring Rp53 ribu. Adapun stok untuk gula yakni satu ton, tepung 250 kilogram, dan telur 500 piring. Pembeli pun dibatasi pembeliannya yakni maksimal dua kemasan. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#bontang #Beras sphp