KALTIMPOST.ID, BONTANG- Kementerian ESDM bakal memasang sambungan jargas di Kota Bontang pada akhir tahun ini. Kepastian itu didapatkan setelah Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menghubungi salah satu staf di Kementerian ESDM, akhir pekan lalu.
“Pemasangan jargas dari APBN untuk wilayah Bontang direncanakan akhir tahun ini,” kata Neni. Nantinya tim jargas dari Kementerian ESDM akan mengunjungi Kota Bontang untuk penyampaian informasi awal. Tepatnya pada minggu kedua September. Ajang ini sekaligus untuk bersilaturahmi dengan jajaran Pemkot Bontang.
“Jumlah calon pelanggan yakni 10.553 sambungan rumah,” ucapnya. Angka ini tentunya menurun dibadingkan hasil survey yang dilakukan oleh Lemtek UI dan Kementerian ESDM pada beberapa waktu lalu. Kala itu, angka yang didapatkan yakni 10.608. Jumlah ini pun menurun dari calon pelanggan awal yang diajukan oleh Pemkot Bontang yakni 11.874 sambungan rumah.
Baca Juga: Nasib Pemasangan Sambungan Baru Jargas Menggantung, Pemkot Bakal Lakukan Ini
Asisten bidang Pembangunan dan Perekonomian Setkot Bontang Lukman belum bisa menjabarkan di kelurahan mana yang terjadi pengurangan. Pasalnya data belum didapatkan sesuai dengan lokasi domisili capel penerima bantuan.
“Belum dapat datanya. Memang turun 55 cambungan rumah dari hasil survei,” tutur dia. Diketahui dari 10.608 sambungan rumah hasil survei, terbanyak menyasar Kelurahan Loktuan yakni 1.762. Disusul Tanjung Laut 1.632, Api-Api 1.063, Tanjung Laut Indah 869. Berebas Tengah 797, Gunung Elai 749.
Kemudian Kelurahan Belimbing dengan 697 sambungan rumah, Gunung Telihan 609, Bontang Bariu 596, Bontang Kuala 495, Guntung 465, Berbas Pantai 412, Satimpo 272, dan Kanaan 190 sambungan rumah. Sementara Kelurahan Bontang Lestari belum dilakukan survei lapangan karena jaringan iduk ke wilayah tersebut belum ada. (*)
Editor : Muhammad Rizki