KALTIMPOST.ID, BONTANG - Menyikapi situasi nasional yang belakangan diwarnai aksi unjuk rasa di berbagai daerah, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, mengimbau seluruh masyarakat Kota Bontang untuk tetap menjaga keamanan dan kedamaian di wilayahnya.
Dalam pernyataannya, Neni mengajak warga untuk bersatu dan tidak terprovokasi oleh situasi di luar daerah. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kondusivitas kota yang telah dibangun bersama.
“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian Kota Bontang. Kita telah membangun kota ini dengan susah payah, dan sudah sepatutnya kita jaga bersama,” ujarnya, Senin (1/9/2025).
Neni juga menegaskan bahwa Pemkot Bontang membuka ruang dialog bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi. Ia menilai, komunikasi yang terbuka dan konstruktif sangat penting untuk menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika nasional.
“Apabila ada hal yang ingin disampaikan, Pemkot membuka ruang dialog. Karena tentunya masyarakat Kota Bontang juga harus mendapatkan perhatian dari pemerintah,” ucapnya.
Dalam menjaga kondusivitas, Pemkot Bontang bersinergi dengan TNI dan Polri. Neni menyatakan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan aparat keamanan dalam menciptakan suasana yang aman dan damai di tengah masyarakat.
“Kami bersama TNI dan Polri, insyaallah akan selalu bersama-sama menjaga kondusifitas Kota Bontang yang kita cintai ini,” tutur dia.
Sebelumnya, Neni menghadiri Apel Siaga 1 Gabungan Patroli yang digelar di halaman Markas Komando (Mako) Polres Bontang pada Minggu pagi (31/8/2025). Apel ini merupakan langkah koordinasi dan kesiapsiagaan aparat gabungan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bontang.
Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano, yang didampingi sejumlah pejabat tinggi di lingkungan keamanan dan pemerintahan. Hadir pula Komandan Kodim 0908 Bontang, Letkol Aryo Bagus Daryanto; Komandan Batalyon Arhanud 7/ABC, Mayor Bayu Adiwisuda; Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bontang, Pilipus Siahaan; serta Wakapolres Bontang, Kompol Ropiyani.
Gabungan pasukan yang mengikuti apel ini terdiri dari personel Polres Bontang, Kodim 0908 Bontang, Batalyon Arhanud 7/ABC, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bontang, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bontang. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Dalam arahannya, Kapolres AKBP Widho Anriano menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh aparat keamanan dalam menciptakan situasi yang kondusif. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah berpartisipasi dalam apel siaga.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran Kodim, Batalyon, Satpol PP, dan Damkar yang hadir serta berpartisipasi. Semua pihak adalah satu kesatuan besar, bukan berjalan sendiri-sendiri. Kebersamaan lintas instansi adalah kunci stabilitas,” ujarnya.
Kapolres juga mengingatkan agar aparat selalu hadir di tengah masyarakat dan menjaga citra Kota Bontang sebagai kota yang aman, nyaman, dan tenteram. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengamankan objek vital dan merapatkan barisan dalam menjaga keamanan.
“Mari kita rapatkan barisan, menjaga Kota Bontang agar tetap ramah bagi semua orang,” tambahnya.
Setelah apel selesai, dilanjutkan dengan rapat koordinasi di lantai dua Rupatama Polres Bontang yang diikuti perwakilan dari Kodim, Batalyon Arhanud, Satpol PP, dan Damkar. Dalam rapat tersebut dibahas juga persiapan pelaksanaan Alarm Steeling atau Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) sebagai upaya meningkatkan keamanan wilayah. (*)
Editor : Duito Susanto