Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Wali Kota Bontang Neni Pastikan Paket Perlengkapan Sekolah Gratis Tetap Berjalan Tahun Depan

Adhiel kundhara • Rabu, 15 Oktober 2025 | 19:26 WIB
TETAP: Pemkot Bontang bakal menganggarkan paket perlengkapan sekolah gratis tahun depan.
TETAP: Pemkot Bontang bakal menganggarkan paket perlengkapan sekolah gratis tahun depan.

BONTANG - Pemkot Bontang menegaskan komitmennya terhadap dunia pendidikan melalui program Bontang Pintar. Tak hanya meluncurkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa, Pemkot juga memastikan paket perlengkapan sekolah gratis untuk siswa TK, SD, dan SMP tetap berjalan pada 2026 mendatang.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat peluncuran program bantuan UKT di Hotel Grand Mutiara, Selasa (14/10/2025). Dalam sambutannya, Neni menekankan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang, bukan sekadar beban biaya.

 “Kalau kita bicara pendidikan, itu bukan biaya, tetapi investasi. Investasi inilah yang akan melahirkan generasi muda unggul dan berkualitas, yang siap membangun Kota Bontang,” ujar Neni.

Neni mengingatkan bahwa Kota Bontang bukan daerah kaya sumber daya alam. Dengan luas wilayah hanya sekitar 16.000 hektare dan penduduk 191 ribu jiwa, kekuatan utama kota ini terletak pada sumber daya manusianya (SDM).

 “Bontang ini kecil, seperti akuarium. Keliling satu hari sudah selesai. Karena itu, andalan kita adalah SDM. Tidak ada pilihan lain selain memajukan pendidikan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, meski transfer keuangan daerah (TKD) dari pusat menurun hingga 65 persen, hal itu tidak menyurutkan semangat pemerintah untuk menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama.

 “Dengan tekanan fiskal yang luar biasa ini, kami tetap berkomitmen. Mandatory spending pendidikan 20 persen akan kami pastikan benar-benar tersalurkan untuk anak-anak Bontang,” tutur dia.

Dalam kesempatan itu, Neni juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dan masyarakat untuk mendukung penuh program pendidikan yang digagas pemerintah.

“Insyaallah tahun depan program paket perlengkapan sekolah tetap berlanjut. Ini bentuk kepedulian pemerintah agar tidak ada beban tambahan bagi orang tua,” kata Neni.

Ia juga berpesan kepada generasi muda agar menjauhi pergaulan negatif seperti narkoba dan seks bebas, serta fokus menuntut ilmu dengan semangat dan tanggung jawab. “Kalianlah yang akan membuka babak baru perubahan Bontang. Belajar bukan hanya soal nilai, tapi juga soal kejujuran, empati, dan tanggung jawab,” pesan Neni.

Di akhir acara, Neni kembali menegaskan bahwa semua program pendidikan di Bontang akan terus dijaga keberlanjutannya. “Doakan kami agar diberi kekuatan menjalankan visi dan misi ini. Pemerintah akan selalu hadir memastikan tidak ada anak Bontang yang putus sekolah,” tutupnya.

Diketahui pengadaan sepatu dan tas sekolah gratis tahun ini dilakukan melalui skema e-katalog. Mengenai desain untuk tas, warna yang dipilih dominan hitam. Bahan tas disebut akan tahan air. Masih terdapat logo pemkot di bagian depan tas. Disertai dengan slogan yakni ‘Berbenah’. Sesuai dengan jargon yang diusung kepala daerah terpilih Neni Moerniaeni-Agus Haris.

Khusus sepatu untuk jenjang SD dikucurkan Rp 4,6 miliar dan SMP Rp 2,2 miliar. Sementara untuk tas sekolah untuk jenjang SD diplotkan anggaran senilai Rp 3,4 miliar dan SMP Rp 1,6 miliar.  Pemkot Bontang menganggarkan untuk seragam sekolah gratis mencapai Rp 10,8 miliar. Rinciannya untuk SD Rp 7 miliar dan SMP Rp 3,8 miliar.

Terakhir, merujuk pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) untuk pengadaan buku tulis SD dikucurkan Rp2 miliar. Sementara untuk jenjang SMP hanya Rp63,5 juta.

Editor : Muhammad Ridhuan
#neni moernaeni #pemkot bontang #perlengkapan sekolah gratis