KALTIMPOST.ID, BONTANG- Pemkot Bontang terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK), Pemkot kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Kearsipan bagi aparatur di tingkat kelurahan dan unit pelaksana teknis (UPT).
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, di Grand Hotel Equator ini diikuti sekitar 100 peserta dari 15 kelurahan, 17 UPT, 11 perangkat daerah, 7 puskesmas, serta 42 sekolah dari jenjang TK hingga SMP.
Dalam sambutannya, pejabat yang akrab disapa AH ini menegaskan pentingnya arsip sebagai elemen fundamental dalam tata kelola pemerintahan. Ia menilai arsip bukan sekadar tumpukan dokumen, melainkan rekam jejak perjalanan kebijakan yang memiliki nilai hukum dan sejarah tinggi.
“Arsip adalah fondasi pemerintahan yang bersih dan profesional. Pengelolaan arsip yang baik menunjukkan sejauh mana kita serius melayani masyarakat dengan transparan,” ujar AH.
Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar mematuhi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kearsipan dan Peraturan Wali Kota Nomor 29 Tahun 2023 tentang Tata Naskah Dinas. Kepatuhan terhadap regulasi, kata dia, menjadi kunci terciptanya budaya tertib arsip di setiap lini pemerintahan.
Bimtek ini dirancang untuk memperkuat kemampuan teknis aparatur, mulai dari penciptaan, pemeliharaan, hingga penyusutan arsip. Peserta juga dibekali pengetahuan tentang pengelolaan sarana dan prasarana kearsipan yang efektif dan efisien agar proses administrasi lebih tertata.
Tak hanya pembelajaran formal, acara juga diwarnai dengan sesi inspiratif dari AH yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang perpustakaan. Dengan gaya khasnya, ia mengingatkan pentingnya membaca bagi setiap ASN.
“Ilmu pengetahuan tidak ada batasnya. Siapa yang gemar membaca akan selalu awet muda,” tuturnya disambut tawa ringan para peserta.
Kerja keras Pemkot Bontang di bidang kearsipan kini mulai berbuah hasil. Belum lama ini, Bontang meraih Penghargaan Terbaik III Nasional dalam pengelolaan arsip daerah, serta Juara I tingkat kota secara nasional atas penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).
AH menyebut capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa komitmen, disiplin, dan sinergi antarperangkat daerah mampu membawa Bontang bersaing di level nasional. “Capaian ini hasil kerja keras bersama. Dengan komitmen yang kuat, kita buktikan Bontang mampu unggul,” pungkasnya. (ADV PEMKOT BONTANG)
Editor : Ismet Rifani