BONTANG - Pekerjaan parit dan trotoar di Jalan WR Soepratman terus dikebut. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Anwar Nurdin mengatakan progres fisik proyek tersebut sudah mencapai 48,49 persen.
“Masih on track. Tidak minus. Bahkan ada sedikit plus dibanding rencana,” kata Anwar.
Proyek ini ditargetkan rampung pada 15 Desember 2025, meski kontraknya berlaku hingga 30 Desember. “Kami minta penyedia bisa serahkan lebih cepat dari jadwal kontrak. Paling lambat tanggal 22 Desember sudah selesai,” ucapnya.
Menurut Anwar, pekerjaan paling berat ada pada bagian struktur parit utama. Terutama di titik simpang tiga Berbas. Khusus sis sebelah kiri dari arah simpang empat Tanjung Laut. Sementara di sisi lainnya penggalian di sekitar Hotel Garuda sudah rampung.
“Tinggal pekerjaan struktur paritnya yang butuh waktu dan tenaga besar,” tutur dia.
Untuk mempercepat pekerjaan, Dinas PUPRK meminta pihak rekanan menambah tenaga kerja. Pasalnya sebelumnya hanya memberdayakan 14 orang. “sekarang kami minta tambah lima lagi jadi 19 orang,” ungkapnya.
Progres paling besar dalam proyek ini ialah pengaspalan sebesar 20,8 persen. Sementara pekerjaan trotoar dan drainase di kisaran 22 persen. Anwar memastikan pekerjaan akan terus dimonitor agar sesuai target.
“Kami evaluasi rutin. Kalau tenaganya cukup dan cuaca mendukung, penyelesaian bisa lebih cepat,” terangnya.
Pengerjaan WR Soepratman mencakup peningkatan saluran drainase, pembangunan trotoar, dan perbaikan aspal di beberapa titik. Tujuannya agar kawasan ini tertata dan bebas genangan. Anwar menambahkan, pihaknya juga akan memastikan kelayakan teknis pekerjaan sebelum masa pemeliharaan.
“Kita jaga kualitas. Jangan hanya selesai cepat tapi tidak kuat,” sebutnya.
Proyek ini dikucurkan anggaran senilai Rp9 miliar. Fasilitas ini nantinya tidak dilengkapi dengan penerangan. “Hanya trotoar dan akses disabilitas,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan