Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kelurahan Tanjung Laut Indah Ingatkan Warganya Jangan Buang Sampah ke Laut

Adhiel kundhara • Rabu, 26 November 2025 | 19:20 WIB

AMBIL SAMPAH: Kelurahan Tanjung Laut Indah bersama TNI-AL menunjukkan kepeduliannya terkait kondisi lingkungan di area pelabuhan.
AMBIL SAMPAH: Kelurahan Tanjung Laut Indah bersama TNI-AL menunjukkan kepeduliannya terkait kondisi lingkungan di area pelabuhan.
 

BONTANG - Kelurahan Tanjung Laut Indah kembali mengingatkan masyarakat pesisir agar tidak membuang sampah ke laut. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Lurah Tanjung Laut Indah, Ardiansyah, usai kegiatan bersih-bersih pantai yang digelar di kawasan Dermaga Pelabuhan Tanjung Laut Indah, Rabu (26/11/2025).

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 11.00 Wita dan melibatkan jajaran Kelurahan Tanjung Laut Indah bersama Lanal Sangatta. Aksi bersih-bersih pantai ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Armada RI yang diinisiasi oleh pihak TNI Angkatan Laut.

Ardiansyah mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan laut dan kawasan pesisir. Menurutnya, kondisi di sekitar dermaga masih ditemukan cukup banyak sampah, terutama sampah plastik dan botol yang terbawa arus laut maupun berasal dari aktivitas masyarakat dan kapal-kapal yang bersandar.

“Masih ada sampah di laut, terutama sampah botol dan plastik. Campur semuanya, sampah laut ‘lah istilahnya. Ini yang kita bersihkan bersama tadi,” kata Ardiansyah.

Ia menjelaskan, lokasi Dermaga Pelabuhan Tanjung Laut Indah dipilih karena berada di wilayah pesisir yang cukup padat aktivitas. Termasuk aktivitas bongkar muat kapal. Selain itu, keberadaan pos TNI AL di wilayah tersebut juga menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan lokasi kegiatan.

Ardiansyah menegaskan, pihaknya tidak hanya mengimbau warga pesisir, tetapi juga para nelayan dan pemilik kapal agar tidak membuang sampah sembarangan ke laut.

“Kita tidak hanya menghimbau masyarakat, tapi juga kapal-kapal yang bersandar di dermaga. Fungsi laut itu sangat penting, jangan dijadikan tempat buang sampah,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa sampah yang dibuang ke laut dapat merusak ekosistem dan mengancam kehidupan biota laut. Dampaknya juga bisa kembali ke manusia, khususnya masyarakat yang menggantungkan hidup dari hasil laut.

“Kalau laut kotor, ekosistem mati, ikan berkurang, akhirnya masyarakat juga yang dirugikan. Jadi ini bukan hanya soal kebersihan, tapi soal keberlanjutan hidup,” tutur dia.

Dari kegiatan tersebut, Ardiansyah berharap ada perubahan perilaku masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan pesisir. Ia juga menilai kegiatan bakti sosial seperti ini membawa dampak positif karena jumlah sampah di wilayah tersebut perlahan mulai berkurang. Kegiatan ini diikuti oleh sekira 100 orang. Mulai dari mitra kelurahan, perusahaan, hingga instansi pendidikan.

“Syukurnya sekarang sudah mulai berkurang. Artinya kesadaran masyarakat mulai tumbuh, tapi tetap harus terus diingatkan,” terangnya.

Ardiansyah menambahkan, pihak kelurahan akan terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI dan instansi terkait, untuk menjaga kebersihan lingkungan pesisir Tanjung Laut Indah.

“Kami mengajak semua pihak, mulai dari warga, nelayan, hingga pelaku usaha, untuk bersama-sama menjaga laut kita. Jangan tunggu rusak baru bergerak,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
#sampah laut #Hari Armada RI #Tanjung Laut Indah #tni