Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ditunjuk Tuan Rumah Popda XVIII Kaltim, Pemkot Bontang Bakal Perbaiki Sarana Olahraga

Adhiel kundhara • Jumat, 28 November 2025 | 18:00 WIB
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Kota Bontang resmi ditunjuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVIII Kalimantan Timur pada 2027 mendatang.

Penunjukan tersebut menjadi tantangan sekaligus kebanggaan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk mempersiapkan infrastruktur dan sarana olahraga agar pelaksanaan ajang bergengsi pelajar se-Kaltim itu berjalan sukses.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan keputusan tersebut telah disepakati bersama pemerintah provinsi.  “Insyaallah sudah diputuskan, 2027 giliran Bontang. Selain Popda, juga akan digelar Porseni guru tingkat Kaltim,” kata Neni.

Sebagai tuan rumah, Pemkot Bontang mulai merancang perbaikan sejumlah fasilitas olahraga, salah satunya kawasan olahraga di Bontang Lestari yang memiliki Gedung Olahraga (GOR) dan lapangan sepak bola.

“Pastinya akan ada perbaikan. Tahun 2026 kita targetkan mulai pembenahan sarana olahraga, terutama GOR dan lapangan bola di Bontang Lestari. Mudah-mudahan anggarannya ada,” ucapnya.

Ia mengakui kapasitas keuangan daerah saat ini masih dalam kondisi memprihatinkan, sehingga seluruh rencana pembangunan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran.

Meski demikian, Pemkot Bontang berkomitmen melakukan perbaikan secara bertahap agar fasilitas yang digunakan pada Popda XVIII nantinya representatif.

Di sisi lain, Neni juga menyampaikan apresiasi atas capaian kontingen Bontang pada Popda XVII Kalimantan Timur. Dalam ajang tersebut, kontingen Bontang berhasil meraih total 76 medali, terdiri dari 27 emas, 15 perak, dan 34 perunggu. Hasil tersebut menempatkan Bontang di peringkat keempat, naik dari posisi sebelumnya di urutan keenam.

Cabor menembak dan senam menjadi penyumbang prestasi terbaik dengan menyabet status juara umum untuk kontingen Bontang. “Prestasi anak-anak kita luar biasa. Dari peringkat enam naik jadi peringkat empat. Ini menunjukkan pembinaan atlet pelajar kita sudah berada di jalur yang benar,” tutur dia.

Terkait penghargaan bagi atlet, Neni memastikan Pemkot akan menyiapkan reward sebagai bentuk apresiasi, meskipun besarannya akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.

“Pasti ada reward. Kalau saya maunya sih besar, karena itu bentuk terima kasih kepada anak-anak kita. Tapi tentu tetap melihat kemampuan keuangan daerah,” terangnya.

Neni berharap status Bontang sebagai tuan rumah Popda XVIII dapat menjadi momentum kebangkitan olahraga pelajar, sekaligus menjadi pemacu bagi semua pihak untuk membenahi sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Menjadi tuan rumah bukan hanya soal acara, tapi juga pembuktian bahwa Bontang siap menjadi kota olahraga di Kaltim,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#bontang #Popda #tuan rumah #Pekan Olahraga Pelajar Daerah