Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pemilihan Ketua RT Berbas Tengah Hampir Rampung, Dua RT Gelar Pemilihan Ulang dan Perpanjangan Pendaftaran

Adhiel kundhara • Senin, 1 Desember 2025 | 20:35 WIB
Warga di RT 41 Kelurahan Berebas Tengah melakukan pemilihan ketua RT. (FOTO ADIEL KUNDHARA/KP)
Warga di RT 41 Kelurahan Berebas Tengah melakukan pemilihan ketua RT. (FOTO ADIEL KUNDHARA/KP)

 

Pilkaret Berbas Tengah Rampung di 60 RT, Dua RT Menyusul 7 Desember

 

KALTIMPOST.ID-Proses pemilihan ketua rukun tetangga (pilkaret) di Kelurahan Berbas Tengah hampir tuntas.

Dari total 62 RT, sebanyak 60 RT telah menyelesaikan seluruh tahapan pemilihan secara kondusif pada Minggu (30/11).

Hanya dua RT, yakni RT 40 dan RT 61, yang masih menuntaskan prosesnya dan dijadwalkan menyusul pada 7 Desember mendatang.

Lurah Berbas Tengah Abdul Malik Rifa'i memastikan secara umum pilkaret berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

“Alhamdulillah, secara keseluruhan berjalan aman dan sesuai harapan kita semua. Hampir seluruh RT sudah menyelesaikan penghitungan suara,” kata Malik.

Ia menjelaskan, kendala di dua RT bersifat teknis dan bukan masalah serius. Untuk RT 61, pemilihan diundur lantaran hasil penghitungan suara berakhir imbang (draw).

Kondisi tersebut mengharuskan panitia menggelar pemungutan suara ulang. Raihan calon pertama dan kedua sama-sama mengoleksi 19.

“Tadi malam penghitungan suara hasilnya sama. Sesuai kesepakatan, panitia meminta dilakukan pemilihan ulang. Kita beri jeda waktu dan disepakati ulangnya tanggal 7 Desember,” ucapnya.

Daftar pemilih maupun calon di RT 61 tidak mengalami perubahan. “Nama calon tetap, daftar pemilih tetap juga tidak berubah. Mudah-mudahan nanti ada selisih suara, tidak draw lagi,” tutur dia.

Sementara itu, RT 40 belum menggelar pemilihan karena hingga batas waktu pendaftaran belum ada satu pun calon yang mendaftar.

Untuk mengantisipasi, kelurahan memberi tambahan waktu penjaringan hingga 3 Desember.

“Kami yakin sebenarnya ada warga yang memenuhi syarat. Jadi kami beri kesempatan panitia membuka kembali pendaftaran. Ini agar proses berjalan demokratis dan tidak ada penunjukan langsung,” terangnya.

Malik menambahkan, meski dua RT belum rampung, pelantikan seluruh ketua RT tetap diupayakan serentak.

Rencana sementara, pelantikan digelar pada Januari 2026 setelah masa bakti pengurus lama berakhir pada 31 Desember 2025.

“Insyaallah pelantikan kita usahakan bareng di bulan Januari. Mungkin di minggu pertama, karena kami masih punya jeda waktu yang cukup sebelum masa aktif kepengurusan baru dimulai,” sebutnya.

Dari sisi pelaksanaan teknis, jalannya pemilihan di 60 RT terbilang efisien. Penghitungan suara di sebagian besar tempat pemungutan menerapkan waktu pelaksanaan yang berbeda. Terakhir penghitungan selesai di 22.00 Wita pada tanggal tersebut.

“Di beberapa RT jumlah pemilih sekitar 50 KK, jadi cepat. Paling banyak itu di RT 53, lebih dari 100 KK,” paparnya.

Jumlah calon pun bervariasi, rata-rata dua hingga tiga orang. Bahkan di satu RT, ada yang mencapai lima calon. “Yang calonnya sampai lima itu di RT 17,” imbuh Malik.

Kelurahan memastikan seluruh tahapan tetap dikawal agar sesuai regulasi. “Prinsip kami, transparan, jujur dan adil. Ini menyangkut kepemimpinan di lingkungan warga, jadi harus betul-betul bersih,” pungkasnya. (rd)

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #ibu kota nusantara #Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni #Kutai Barat #Pemilihan RT