Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Penanggulangan Banjir Gunung Elai Efektif 90 Persen, Karung Pasir Bikin Jalan Brokoli Aman

Adhiel kundhara • Senin, 22 Desember 2025 | 16:31 WIB

TANGGUL SEMENTARA: Warga dan kelurahan melakukan penambalan celah turap yang terbuka di sekitar SD 010 Bontang Utara. (ADIEL KUNDHARA/KP)
TANGGUL SEMENTARA: Warga dan kelurahan melakukan penambalan celah turap yang terbuka di sekitar SD 010 Bontang Utara. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID- Upaya penanggulangan banjir yang dilakukan Kelurahan Gunung Elai, Bontang, bersama warga dinilai berhasil dan efektif hingga 90 persen. Salah satu hasil paling nyata adalah Jalan Brokoli yang kini dipastikan aman dan tidak lagi dilintasi air banjir pada Sabtu (20/12/2025).

Lurah Gunung Elai Sulistyo mengatakan penggunaan karung pasir untuk menutup celah aliran air terbukti mampu mencegah limpasan banjir ke sejumlah titik rawan. “Sejak diberitakan dan kita kerja bareng penanggulangan banjir itu, Jalan Brokoli aman, kering, dan tidak dilewati air sama sekali,” kata Sulistyo.

Menurutnya, sebelumnya air kerap masuk melalui celah-celah kecil di sekitar drainase dan pintu air. Namun setelah dilakukan penutupan menggunakan karung pasir, celah tersebut berhasil diminimalkan.

“Celahnya sudah kita tutup, makanya sekarang kering. Itu cukup efektif,” ucapnya. Meski demikian, masih ditemukan air yang melimpas ke jalan di sekitar jembatan menuju SD 010 Bontang Utara. Khususnya dari pintu air yang tidak bekerja maksimal. Air tersebut tidak sampai masuk ke rumah warga, namun sempat menggenangi badan jalan.

“Air ke jalan iya, tapi tidak sampai ke rumah warga. Itu dari pintu air di sisi kanan kiri jembatan,” tutur dia.

Sebagai tindak lanjut, pihak kelurahan bersama ketua RT menggelar rapat hingga larut malam. Salah satu keputusan penting adalah menutup pintu air menggunakan pipa model dakbil dan dilapisi batako agar air tidak melimpas ke jalan. Rencananya ide ini akan dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK).

“Nanti ditutup supaya air tidak keluar,” terangnya. Langkah ini dinilai penting karena kawasan tersebut tidak memiliki pembuangan air langsung ke rumah warga, sehingga perlu sistem penahan yang kuat dan permanen. Sulistyo menegaskan kolaborasi antara pemerintah kelurahan dan warga menjadi kunci keberhasilan penanganan banjir di Gunung Elai.

“Ini kerja bersama. Alhamdulillah hasilnya sudah terasa. Tinggal beberapa titik lagi yang kita sempurnakan,” sebutnya. Diketahui, ketika debit air sungai Bontang tinggi, biasanya air akan menggenangi depan akses masuk SD 010 Bontang Utara. Namun pada akhir pekan lalu kondisinya justru kering di lokasi tersebut. Seiring dengan telah dilakukannya kegiatan penambalan sementara pada 15 dan 16 November silam. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#bontang #gunung elai