KALTIMPOST.ID-Kompetisi Liga 4 Kalimantan Timur (Kaltim) musim ini dipastikan hanya akan diikuti lima tim. Meliputi Balikpapan FC, Balikpapan United, Bocah Liar FC, Kartanegara FC, dan Persikubar Putra.
Jumlah tersebut terbilang minim jika dibandingkan dengan banyaknya klub anggota Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kaltim yang tercatat aktif. Meski demikian, Asprov menegaskan proses pendaftaran telah dilakukan sesuai prosedur dan waktu yang ditetapkan.
Sekretaris Asprov PSSI Kaltim Supono, mengatakan pendaftaran Liga 4 Kaltim telah dibuka selama satu bulan penuh, mulai 15 Desember hingga 15 Januari. Namun hingga penutupan, hanya lima klub yang resmi mendaftar.
Baca Juga: Perbaikan Trotoar Jadi Fokus Utama Dinas PU Bontang, Ini Daerah yang Disasar
“Kami sudah buka pendaftaran satu bulan. Surat juga sudah disebarkan ke klub. Tapi yang mendaftar memang hanya lima tim,” kata Supono saat dikonfirmasi, Senin (26/1/2026).
Ia menyebutkan format kompetisi Liga 4 Kaltim akan menggunakan format home-away, di mana seluruh tim saling bertemu. Seluruh pertandingan akan digelar di Balikpapan, dengan skema tuan rumah yang telah disepakati bersama.
“Tuan rumahnya Balikpapan, di Stadion Batakan dan TC Batakan. Sudah ada kesepakatan pembiayaan, termasuk penggunaan lapangan yang tidak disewa,” ucapnya.
Baca Juga: 4 Kepala SMA dan SMK di Bontang Kena Mutasi, Ada yang Jadi Guru
Dari kompetisi ini, hanya satu tim yang akan lolos untuk mewakili Kalimantan Timur ke Liga 4 tingkat nasional. Menurut Supono, idealnya Kaltim bisa mengirim lebih dari satu wakil, namun hal tersebut sangat bergantung pada jumlah peserta.
“Kalau pesertanya bisa sampai 15 klub, mungkin bisa dua wakil. Tapi karena ini hanya lima, maka satu saja yang lolos ke nasional,” tutur dia.
Terkait regulasi pemain, Supono menyampaikan bahwa Liga 4 memperbolehkan pemain kelahiran maksimal tahun 2003, serta mengizinkan penggunaan tujuh pemain senior dalam satu tim. Regulasi tersebut dinilai menjadi salah satu tantangan bagi klub-klub daerah untuk berpartisipasi.
“Banyak klub yang sebenarnya ada, tapi terkendala pembiayaan dan ketersediaan pemain senior,” terangnya. Ia mengungkapkan, secara administrasi Asprov PSSI Kaltim memiliki 23 klub anggota aktif dari total 34 yang tercatat. Namun realitas di lapangan menunjukkan tidak semua klub siap mengikuti kompetisi berjenjang seperti Liga 4.
Menariknya, dari lima tim peserta, tidak satu pun berasal dari Kota Bontang, meski daerah tersebut memiliki beberapa klub lokal. Bahkan klub besar seperti Mitra Kukar juga dipastikan tidak ambil bagian. “Bontang memang tidak ada yang daftar. Mitra Kukar juga tidak ikut,” pungkasnya. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki