Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tim BRC Bontang Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang di Kawasan Katamso dan S Parman

Adhiel kundhara • Kamis, 19 Februari 2026 | 19:15 WIB

DIPERBAIKI: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang menambal dua ruas jalan yang mengalami kerusakan. 
DIPERBAIKI: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang menambal dua ruas jalan yang mengalami kerusakan. 
 

BONTANG - Tim Bina Marga yang tergabung dalam Tim Bontang Reaksi Cepat (BRC) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kerusakan jalan berlubang di sejumlah titik strategis Kota Bontang. Penanganan difokuskan di Jalan Brigjen Katamso dan Jalan S Parman yang sebelumnya dikeluhkan membahayakan pengguna jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Much Cholis Edi Prabowo mengatakan, perbaikan dilakukan segera setelah laporan masyarakat diterima melalui kanal pengaduan resmi. Tim teknis langsung melakukan survei lapangan guna memastikan tingkat kerusakan serta potensi bahaya bagi pengendara.

“Begitu menerima laporan, tim langsung turun melakukan pengecekan dan penanganan di titik-titik yang dinilai rawan kecelakaan,” kata pejabat yang akrab disapa Bowo ini, Kamis (19/2/2026).

Laporan masyarakat menyebutkan adanya sejumlah lubang dengan kedalaman bervariasi di ruas Jalan Brigjen Katamso dan Jalan S. Parman. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menyebabkan kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua yang melintas pada malam hari atau saat hujan.

Sebagai langkah cepat, tim Bina Marga bersama BRC melakukan penanganan darurat menggunakan metode tambal sulam atau patching dengan material aspal dingin. Metode ini dipilih sebagai solusi sementara untuk menutup lubang sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.

Menurut Bowo, penggunaan aspal dingin memungkinkan proses perbaikan dilakukan lebih cepat tanpa menunggu kondisi cuaca tertentu. Dengan demikian, risiko kecelakaan akibat jalan berlubang dapat segera diminimalisasi.

“Penanganan ini bersifat sementara untuk memastikan keselamatan pengguna jalan. Untuk perbaikan permanen, akan kami programkan sesuai skala prioritas pemeliharaan jalan,” ucapnya.

Selama proses perbaikan berlangsung, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas secara manual. Langkah ini dilakukan guna mencegah kemacetan sekaligus menjaga keselamatan pekerja dan pengendara yang melintas di lokasi perbaikan.

Dalam waktu singkat, sejumlah lubang yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat berhasil ditutup. Pemkot Bontang melalui PUPRK menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kondisi infrastruktur jalan agar tetap aman dan layak dilalui.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan kerusakan jalan yang berpotensi membahayakan. Respons cepat dari tim BRC diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan serta meningkatkan kenyamanan berkendara di wilayah Kota Bontang.

Editor : Muhammad Ridhuan
#bontang #Dinas Pekerjaan Umum #jalan berlubang #bina marga #rawan kecelakaan