Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Puskesmas Bontang Lestari Tetap Siaga 24 Jam Saat Libur Lebaran, Layanan Lainnya Dibatasi

Adhiel kundhara • Selasa, 17 Maret 2026 | 18:57 WIB

 

TETAP MAKSIMAL: Puskesmas Bontang Lestari memberikan pelayanan saat libur lebaran.
TETAP MAKSIMAL: Puskesmas Bontang Lestari memberikan pelayanan saat libur lebaran.

BONTANG - Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan selama masa libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Meski sebagian besar puskesmas tutup sementara, layanan kegawatdaruratan tetap disiagakan, terutama di Puskesmas Bontang Lestari yang beroperasi penuh selama 24 jam.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Bontang, Wina Methania, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diambil untuk memastikan akses layanan kesehatan tetap tersedia, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan segera.

“Puskesmas Bontang Lestari tetap buka 24 jam, terutama untuk layanan darurat dan persalinan. Ini karena lokasinya cukup jauh dari rumah sakit, sehingga harus siaga penuh,” kata Metha.

Menurutnya, tenaga medis di puskesmas tersebut tetap berjaga dengan sistem kerja bergiliran dalam tiga sif. Hal ini dilakukan agar pelayanan tidak terputus selama masa libur panjang.

Sementara itu, puskesmas lain di wilayah Kota Bontang mengalami penyesuaian jadwal operasional. Mulai Puskesmas Bontang Selatan I, Bontang Selatan II, Bontang Utara I, Bontang Utara II, dan Bontang Barat.

Pada 18 hingga 19 Maret, seluruh puskesmas libur dalam rangka cuti bersama Hari Raya Nyepi. Kemudian dilanjutkan libur dan cuti bersama Idulfitri pada 20 hingga 22 Maret.

“Untuk tanggal 23 dan 24 Maret, puskesmas kembali buka tetapi dengan pelayanan terbatas, mulai pukul 07.30 hingga 13.00 Wita,” ucapnya.

Adapun layanan terbatas tersebut meliputi penanganan kasus darurat, pelayanan pengobatan program, serta pengambilan obat Program Rujuk Balik (PRB). Sedangkan layanan poli umum dan layanan rutin lainnya untuk sementara ditiadakan selama periode tersebut.

Metha memastikan pasien dengan kebutuhan kontrol rutin telah diantisipasi sebelum masa libur berlangsung. Pihak puskesmas, kata dia, telah memberikan informasi lebih awal kepada pasien agar pengambilan obat atau kontrol dapat dilakukan sebelum libur.

“Biasanya sudah kami informasikan sebelumnya. Obat juga disiapkan lebih awal sebagai persiapan selama libur lebaran,” tutur dia.

Dengan langkah ini, diharapkan pasien dengan penyakit kronis atau yang membutuhkan pengobatan rutin tetap dapat menjalani terapi tanpa hambatan selama libur panjang.

Untuk kondisi darurat, masyarakat tetap dapat mengakses layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit terdekat. Selain itu, Dinas Kesehatan juga menyiagakan layanan Public Safety Center (PSC) 119 yang dapat dihubungi kapan saja.

“Jika ada kondisi emergency dan membutuhkan ambulans, masyarakat bisa menghubungi PSC 119. Layanan ini tetap aktif selama 24 jam,” terangnya.

Mulai 25 Maret 2026, seluruh puskesmas di Kota Bontang akan kembali beroperasi normal seperti biasa. Diskes Bontang mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan selama libur Lebaran dan memanfaatkan layanan kesehatan secara bijak, terutama dalam kondisi darurat.

Dengan pengaturan ini, diharapkan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi meski dalam suasana libur panjang.

Editor : Muhammad Ridhuan
#bontang #puskesmas #dinas kesehatan #libur panjang #rumah sakit