Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Cegah Banjir, Pemkot Bontang Intensifkan Panbers Bersihkan Drainase di Gunung Telihan dan Api-Api

Adhiel kundhara • Rabu, 25 Maret 2026 | 19:15 WIB

Petugas dari Dinas PUPRK melakukan pengangkatan sedimen di saluran drainase. (FOTO ADIEL KUNDHARA/KP)
Petugas dari Dinas PUPRK melakukan pengangkatan sedimen di saluran drainase. (FOTO ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID-Upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah potensi banjir terus digencarkan Pemkot Bontang melalui kegiatan Pasukan Bersih Sungai (Panbers).

Tim Panbers kembali melaksanakan aksi pembersihan di sejumlah titik strategis yang dinilai rawan terjadi penyumbatan saluran air.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Much Cholis Edi Prabowo mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang difokuskan pada normalisasi drainase.

Langkah tersebut dinilai penting, terutama menjelang intensitas hujan yang cenderung meningkat.

“Panbers terus kami dorong untuk aktif di lapangan. Fokusnya adalah memastikan saluran air tetap bersih dari lumpur, sampah, maupun material lain yang bisa menghambat aliran air,” kata pejabat yang akrab disapa Bowo itu.

Ia menjelaskan, terdapat dua lokasi utama yang menjadi sasaran kegiatan. Lokasi pertama berada di kawasan Jalan Makassar, tepatnya RT 27, Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat.

Di titik ini, tim Panbers melakukan normalisasi drainase di sekitar pasar bersama warga setempat.

Pekerjaan yang dilakukan meliputi pengangkatan lumpur dan sampah yang menumpuk di dalam saluran.

Kondisi tersebut sebelumnya dikhawatirkan dapat menghambat aliran air, terutama saat hujan deras turun.

“Partisipasi masyarakat di Gunung Telihan cukup baik. Ini menunjukkan kesadaran warga mulai meningkat dalam menjaga lingkungan, khususnya di area pasar yang memang rentan terjadi penumpukan sampah,” ucapnya.

Sementara itu, kegiatan kedua dilaksanakan di Jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, tepatnya di depan lapangan futsal FA.

Di lokasi ini, pembersihan dilakukan dengan melibatkan armada dump truck untuk mempercepat proses pengangkutan sedimen.

Menurut Bowo, endapan lumpur yang ditemukan di saluran tersebut cukup banyak dan berpotensi menyebabkan penyumbatan serius jika tidak segera ditangani.

Oleh karena itu, penggunaan alat berat menjadi solusi efektif agar pekerjaan bisa diselesaikan lebih cepat.

“Dengan bantuan dump truck, proses pengangkatan sedimen jadi lebih maksimal. Saluran yang sebelumnya tersumbat kini sudah kembali berfungsi dengan baik,” tutur dia.

Lebih lanjut, ia menegaskan kegiatan Panbers merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam menjaga infrastruktur drainase kota tetap optimal.

Selain itu, langkah ini juga menjadi bentuk antisipasi terhadap potensi banjir yang kerap terjadi akibat penyumbatan saluran air.

Pihaknya berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik.

Dengan begitu, upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas genangan dapat terwujud secara maksimal.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke dalam saluran air. Peran aktif warga sangat menentukan keberhasilan program ini,” pungkasnya. (rd)

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #ibu kota nusantara #Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni #Gubernur Kaltim Rudy Mas ud #Kutai Barat