Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Data BLT Bontang Berubah Drastis, Penerima Menyusut usai Verifikasi Ketat

Adhiel kundhara • Rabu, 1 April 2026 | 07:45 WIB
Warga penerima BLT melakukan pembukaan rekening di Bank Kaltimtara Cabang Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)
Warga penerima BLT melakukan pembukaan rekening di Bank Kaltimtara Cabang Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, BONTANG – Jumlah penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) daerah di Bontang untuk periode Januari–Maret 2026 mengalami perubahan signifikan.

Penyesuaian ini dilakukan setelah proses verifikasi dan validasi (verivali) serta pemadanan data, sesuai ketentuan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 8 Tahun 2025.

Staf Fungsional Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Bontang, Suratmi, menjelaskan bahwa jumlah penerima tidak lagi mengacu pada data awal sekitar 1.330 orang.

Baca Juga: Banjir Bontang Awal 2026 Didominasi Kiriman, Luasan Terdampak Capai 100,44 Hektare

“Yang cair ini adalah yang memenuhi kriteria sesuai perwali. Data ini sudah melalui verifikasi, validasi, dan pleno, sehingga sifatnya dinamis,” ujarnya.

Berdasarkan data terbaru, jumlah penerima BLT yang layak salur tercatat 463 orang pada Januari, 461 orang pada Februari, dan 459 orang pada Maret.

Penerima tersebar di tiga kecamatan, yakni Bontang Barat, Bontang Selatan, dan Bontang Utara. Bontang Selatan menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, disusul Bontang Utara dan Bontang Barat.

Suratmi menegaskan, penerima BLT saat ini difokuskan pada tiga kategori utama. Yakni lansia eks program rantang kasih, penyandang disabilitas terlantar hasil verivali desil 1–4, serta anak yatim piatu dari desil yang sama.

“Di luar kategori itu, seperti desil 6 sampai 10, otomatis dikeluarkan dari daftar penerima,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa penerima tidak boleh mendapatkan bantuan ganda dari program lain, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan Yatim Piatu (YAPI).

Karena itu, pemadanan data dilakukan secara ketat untuk mencegah tumpang tindih bantuan.

Selain itu, data penerima BLT diperbarui setiap bulan melalui mekanisme pleno. Usulan data dikumpulkan setiap tanggal 15, lalu diverifikasi kembali melalui survei lapangan berdasarkan indikator fakir miskin.

Baca Juga: Penggunaan Mobil Dinas Diskes Disorot, Kadiskes Bontang Janji Perketat Pengawasan

“Data ini dinamis. Setiap bulan bisa berubah, baik karena hasil verifikasi maupun kondisi tertentu seperti penerima meninggal dunia,” tambahnya.

Saat ini, proses pencairan BLT Januari hingga Maret 2026 masih berlangsung. Pemerintah juga tengah melakukan pembukaan rekening virtual account bagi penerima melalui Bank Kaltimtara sejak Selasa hingga Jumat pekan ini.

Ke depan, jumlah penerima berpotensi meningkat. Pasalnya, revisi perwali untuk kategori fakir miskin masih dalam tahap harmonisasi di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM.

Data penerima BLT
Data penerima BLT

 

Dalam aturan baru tersebut, cakupan desil direncanakan diperluas dari sebelumnya 1–4 menjadi 1 hingga 5.

“Insyaallah setelah perwali baru, jumlah penerima akan bertambah, tentu tetap sesuai kriteria yang ditetapkan,” tutup Suratmi. (*)

 
Editor : Ery Supriyadi
#BLT Bontang 2026 #Dissos PM Bontang #verifikasi BLT #bantuan sosial Bontang