KALTIMPOST.ID, BONTANG - Pemkot Bontang dipastikan akan melaksanakan mutasi jabatan aparatur sipil negara (ASN) pada Selasa (21/4/2026) besok. Kepastian ini diperkuat dari pernyataan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.
Neni sebelumnya menyebutkan seluruh tahapan administrasi mutasi telah rampung dan hanya tinggal menunggu persetujuan dari pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Dengan proses yang telah memasuki tahap akhir, pelaksanaan mutasi pun akhirnya dijadwalkan berlangsung, Selasa (21/4/2026). “Besok (Selasa) ada mutasi,” kata Neni.
Baca Juga: TCM Dorong Kemandirian Ekonomi lewat Pemberdayaan Pemuda dan Pola Kemitraan, Intip Keberhasilannya
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bontang, Sudi Priyanto membenarkan rencana pelaksanaan mutasi yang akan digelar besok.
Namun, ia menegaskan bahwa sejumlah detail teknis masih dalam tahap finalisasi hingga menjelang pelaksanaan. “Insyaallah. Segala sesuatunya sedang kami koordinasikan,” ucapnya.
Terkait lokasi, kegiatan direncanakan berlangsung di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang di Bontang Lestari.
Meski demikian, waktu pasti pelaksanaan serta jumlah pejabat yang akan dimutasi masih belum diungkapkan secara rinci. “Informasi hal-hal teknis lainnya menunggu pelaksanaan besok,” terangnya.
Baca Juga: RDP Memanas, DPRD Paser Beri Deadline 10 Hari ke BPN Soal Lahan Jembatan Seniur II
Ketika ditanya mengenai jumlah pejabat yang terdampak, termasuk kemungkinan adanya pejabat eselon II yang ikut dimutasi, Sudi belum memberikan jawaban pasti. Ia meminta semua pihak menunggu pengumuman resmi saat kegiatan berlangsung.
Mutasi ASN sendiri merupakan bagian dari dinamika birokrasi yang lazim dilakukan dalam pemerintahan.
Selain sebagai bentuk penyegaran organisasi, langkah ini juga bertujuan meningkatkan kinerja aparatur serta memperkuat pelayanan publik.
Dengan pelaksanaan yang dijadwalkan besok, perhatian publik kini tertuju pada siapa saja pejabat yang akan mengalami pergeseran jabatan.
Termasuk apakah mutasi kali ini menyasar pejabat tinggi pratama atau hanya terbatas pada eselon III dan IV.
"Informasinya untuk surat akan didistribusi sore atau malam nanti," pungkas ASN yang enggan disebutkan namanya. (*)
Editor : Sukri Sikki