Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Normalisasi Parit Digencarkan, Dinas PUPRK Bontang Turunkan Tim Bersih Sungai di Dua Lokasi

Adhiel kundhara • Kamis, 23 April 2026 | 19:32 WIB
CEGAH LUAPAN: Tim Panbers milik Dinas PUPRK melakukan normalisasi sungai di dua titik. (ADIEL KUNDHARA/KP)
CEGAH LUAPAN: Tim Panbers milik Dinas PUPRK melakukan normalisasi sungai di dua titik. (ADIEL KUNDHARA/KP)

BONTANG - Upaya menjaga kelancaran drainase kota terus dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang. Melalui Tim Pasukan Bersih Sungai (Panbers), kegiatan normalisasi parit kembali digelar di sejumlah titik strategis, Kamis (23/4/2026) sebagai langkah antisipasi genangan hingga banjir saat curah hujan tinggi.

Kegiatan pertama dipusatkan di Jalan Pontianak, Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat. Sejumlah personel diterjunkan lengkap dengan armada dump truck untuk mengangkut sedimen dan sampah yang mengendap di saluran parit warga. Proses pengerukan dilakukan secara intensif guna memastikan aliran air kembali lancar.

Baca Juga: Disdikbud Bontang Siapkan Skema BOS untuk Empat Sekolah Swasta Percontohan

Warga setempat menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai normalisasi parit sangat membantu mengurangi potensi genangan yang kerap terjadi, terutama saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Selain itu, keberadaan tim di lapangan dinilai memberi dampak langsung terhadap kebersihan lingkungan.

Usai dari Gunung Telihan, tim bergerak ke lokasi kedua, yakni di depan Rusunawa, Kelurahan Api-Api. Di titik ini, petugas melakukan pembersihan parit dengan mengeruk endapan lumpur yang cukup tebal. Proses pengerjaan dilakukan menggunakan peralatan manual, dibantu dump truck untuk mengangkut material hasil pengerukan.

Kepala Dinas PUPRK Kota Bontang, Much Cholis Edi Prabowo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rutin pemeliharaan drainase yang terus digencarkan pihaknya.

“Normalisasi ini kami lakukan secara berkala untuk memastikan sistem drainase kota tetap berfungsi optimal. Kami fokus pada titik-titik yang rawan terjadi penyumbatan,” ujarnya.

Baca Juga: Pajak MBLB Bontang Bergantung Aktivitas Industri, Bapenda Optimistis Tembus Rp 200 Juta

Ia menegaskan, selain upaya dari pemerintah, peran masyarakat juga sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah tidak membuang sampah ke dalam saluran air.

“Kami mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan. Jika saluran air bersih, maka risiko banjir bisa ditekan,” ucapnya.

Menurutnya, penyumbatan parit akibat sampah rumah tangga masih menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan di beberapa wilayah. Karena itu, edukasi kepada masyarakat terus dilakukan seiring dengan kegiatan normalisasi di lapangan.

Dengan dilaksanakannya kegiatan di dua lokasi tersebut, diharapkan aliran air menjadi lebih lancar dan kapasitas drainase meningkat. Langkah ini dinilai penting, terutama dalam menghadapi musim hujan yang berpotensi meningkatkan volume air secara signifikan.

Dinas PUPRK Bontang memastikan kegiatan serupa akan terus berlanjut di titik-titik lain yang membutuhkan penanganan.

Editor : Muhammad Ridhuan
#Tim Pasukan Bersih Sungai #Dinas PUPRK Kota Bontang #normalisasi parit