Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bontang Tiga Tahun Berturut-turut Raih IPASN Tertinggi se-Kaltim, Bukti Konsistensi Pembinaan ASN

Adhiel kundhara • Minggu, 26 April 2026 | 16:51 WIB
MEMBANGGAKAN: ASN di Lingkup Bontang kembali menorehkan prestasi dengan meraih nilai Indeks Profesionalitas ASN (IPASN) tertinggi se-Regional VIII Kalimantan. ADIEL KUNDHARA/KP
MEMBANGGAKAN: ASN di Lingkup Bontang kembali menorehkan prestasi dengan meraih nilai Indeks Profesionalitas ASN (IPASN) tertinggi se-Regional VIII Kalimantan. ADIEL KUNDHARA/KP

KALTIMPOST.ID - Kota Bontang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Untuk tiga tahun berturut-turut sejak 2024 hingga 2026, Pemkot Bontang berhasil meraih nilai Indeks Profesionalitas ASN (IPASN) tertinggi se-Regional VIII Kalimantan.

Pada 2026, nilai IPASN Bontang tercatat mencapai 87,81. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 86,5 pada 2025 dan 85,35 pada 2024. Tren positif ini memperlihatkan konsistensi peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota.

Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa pengelolaan kepegawaian di Bontang berjalan efektif, terukur dan berkelanjutan. Tidak hanya sekadar angka, peningkatan IPASN juga mencerminkan kualitas ASN yang semakin profesional, kompeten, serta memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Baca Juga: Cinta Bersemi di Penjara, Berakhir di Meja Hijau: Pasutri Spesialis Pencurian Minimarket di Balikpapan Kembali "Reuni" di Sel!

Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, mengatakan capaian tersebut bukanlah hasil instan. Menurutnya, prestasi ini merupakan akumulasi dari proses panjang pembinaan ASN yang dilakukan secara konsisten dari waktu ke waktu.

“Prestasi ini kami maknai sebagai bukti bahwa pembinaan ASN di Kota Bontang berjalan berkelanjutan dan terarah,” kata Sudi.

Ia menjelaskan, peningkatan IPASN tidak lepas dari berbagai strategi yang dijalankan pemerintah daerah, mulai dari peningkatan kompetensi melalui pelatihan, penguatan sistem manajemen kinerja, hingga pengembangan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan.

Selain itu, penerapan sistem merit dalam pengelolaan ASN juga menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan profesionalitas. Dengan sistem tersebut, setiap pegawai memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kompetensi dan kinerja yang dimiliki.

Baca Juga: Antrean Solar Mengular di Bontang, DPRD Soroti Dugaan Pengurangan Kuota

Sudi menambahkan, capaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh ASN di Bontang untuk terus meningkatkan kualitas diri. Ia menekankan bahwa profesionalitas ASN harus berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik yang dirasakan masyarakat.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga profesionalitas ASN agar berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik. ASN profesional adalah fondasi bagi Kota Bontang yang terus berbenah,” pungkasnya.

Ke depan, Pemkot Bontang berkomitmen untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut. Upaya perbaikan akan terus dilakukan, baik dari sisi kompetensi individu ASN maupun sistem pengelolaan kepegawaian secara menyeluruh. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#IPASN Bontang 2026 #Prestasi ASN Bontang #Sistem Merit Bontang #Sudi Priyanto #BKPSDM Bontang