Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Disdikbud Bontang Pastikan Tidak Ada Perpanjangan Waktu SPMB Kedua, Beri Ruang bagi Sekolah Swasta

Adhiel kundhara • Senin, 8 Juni 2026 | 08:32 WIB
SPMB jenjang SD dipastikan rampung pada tahun ajaran baru kali ini setelah Disdikbud Bontang mengeluarkan kebijakan perpanjangan waktu akibat banyak kuota yang belum terisi. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)
SPMB jenjang SD dipastikan rampung pada tahun ajaran baru kali ini setelah Disdikbud Bontang mengeluarkan kebijakan perpanjangan waktu akibat banyak kuota yang belum terisi. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)

 
KALTIMPOST.ID, BONTANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memastikan masa perpanjangan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD telah berakhir pada 4 Juni lalu. Meski demikian, masih terdapat sejumlah sekolah yang belum memenuhi kuota penerimaan siswa baru.

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, mengatakan masih ada kursi yang belum terisi secara maksimal di beberapa sekolah.

“Masih ada yang kosong. Tidak sepenuhnya kuota yang tersaji terisi,” kata Saparuddin.

Baca Juga: Iran Kembali Gempur Israel: Trump Peringatkan Ancaman Perang Besar Timur Tengah

Menurutnya, Disdikbud tidak akan kembali memperpanjang masa pendaftaran. Kebijakan tersebut diambil agar sekolah swasta juga memiliki kesempatan memperoleh siswa baru.

“Per 4 Juni sudah tidak ada yang membuka lagi. Biar teman-teman di swasta juga mendapatkan murid,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai jumlah pasti kursi yang belum terisi, Saparuddin mengaku belum dapat memaparkannya. Namun, masyarakat dapat memantau data tersebut melalui situs SPMB yang digunakan Disdikbud Bontang.

“Semua yang didaftarkan saat pendaftaran juga telah diinput oleh operator ke situs SPMB. Mereka (calon siswa baru) tersebut masuk di jalur wilayah,” tuturnya.

Hingga kini, sejumlah sekolah swasta di Bontang masih membuka pendaftaran siswa baru. Berdasarkan data Dapodik, terdapat 55 SD di Kota Bontang yang terdiri atas 30 sekolah negeri dan 25 sekolah swasta.

Baca Juga: Prioritaskan Ruas Rusak di Kampung Payung-Payung Pulau Maratua, Pemkab Berau Usulkan Rehabilitasi Jalan Maratua Rp 7,5 Miliar 

Sebelumnya, sebanyak 428 kursi di sejumlah SD negeri di Kota Taman masih kosong setelah pelaksanaan SPMB berakhir pada 30 Mei lalu. Dari 23 sekolah yang membuka pendaftaran secara daring, hanya SDN 009 Bontang Utara yang berhasil memenuhi seluruh kuota.

Disdikbud menegaskan bahwa kebijakan perpanjangan waktu yang sempat diberikan tidak menambah daya tampung sekolah. Kebijakan itu hanya ditujukan untuk mengisi sisa kuota yang belum terpenuhi.

Menurut Saparuddin, banyaknya kursi kosong tahun ini terjadi hampir merata di seluruh wilayah Bontang. Evaluasi sementara menunjukkan jumlah anak usia sekolah yang berada di kota tersebut kemungkinan mengalami penurunan.

“Kalau dilihat ini merata, bukan hanya satu wilayah saja. Kemungkinan memang banyak anak usia sekolah yang sekarang tidak berada di Bontang,” terangnya.

Selama masa perpanjangan waktu, calon siswa dapat mendaftar ke sekolah secara lebih fleksibel tanpa terikat ketentuan wilayah yang sebelumnya ditetapkan Disdikbud. Meski demikian, faktor jarak tetap menjadi pertimbangan agar siswa tidak mengalami kendala transportasi menuju sekolah. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#SD negeri Bontang #SD swasta Bontang #kuota siswa #SPMB Bontang #disdikbud bontang