KALTIMPOST.ID, BONTANG – Perumda Air Minum Tirta Taman Kota Bontang kembali menjadwalkan perawatan dan pembersihan Instalasi Pengolahan Air (WTP) Loktuan. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Sabtu (13/6/2026) mulai pukul 07.00 Wita hingga selesai.
Program pemeliharaan rutin ini dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas layanan air bersih kepada pelanggan. Selama proses pekerjaan berlangsung, distribusi air ke sejumlah wilayah dipastikan mengalami gangguan, bahkan berpotensi terhenti sementara.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Taman Kota Bontang, Suramin, mengatakan perawatan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan sekali untuk memastikan sistem produksi dan distribusi air tetap berjalan optimal.
Baca Juga: Duri Demokrasi dan Secercah Harapan
“Tujuannya untuk menjaga serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, baik dari aspek kualitas, kuantitas, maupun kontinuitas distribusi air bersih,” ujar Suramin, Rabu (10/6/2026).
Ia menjelaskan, WTP Loktuan memiliki kapasitas produksi mencapai 105 liter per detik dan menjadi salah satu sumber utama pasokan air bersih bagi masyarakat di kawasan pesisir utara Kota Bontang.
Karena itu, selama proses shutdown berlangsung, sekitar 8.000 pelanggan di wilayah Loktuan dan Belimbing akan terdampak penghentian sementara distribusi air.
Menurut Suramin, pembersihan dan pemeliharaan berkala diperlukan untuk menjaga kinerja instalasi agar tetap mampu menghasilkan air bersih sesuai standar pelayanan. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan mencegah penurunan kapasitas produksi akibat endapan dan kotoran yang terbentuk selama operasional.
“Kami memahami adanya ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan saat kegiatan ini berlangsung. Namun pekerjaan ini penting untuk memastikan pelayanan air bersih ke depan semakin baik dan andal,” katanya.
Perumda Tirta Taman mengimbau pelanggan terdampak untuk menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai. Masyarakat juga diminta menggunakan cadangan air secara bijak selama masa gangguan distribusi.
Baca Juga: Sinergi DPRD dan PWI Paser, Komitmen Kawal Pembangunan Lewat Informasi Akurat dan Edukatif
Setelah proses perawatan selesai, distribusi air akan dinormalisasi secara bertahap hingga tekanan jaringan kembali stabil. Waktu pemulihan layanan bergantung pada kondisi jaringan distribusi di masing-masing wilayah.
Manajemen Perumda Tirta Taman turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Mereka berharap masyarakat dapat mendukung program pemeliharaan tersebut demi menjaga keandalan layanan air minum di Kota Bontang. (*)
Editor : Ery Supriyadi