Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Distribusi Pertalite dan Solar Subsidi di Bontang Capai 16.617 KL hingga Mei 2026, Serapan Kuota Baru 40 Persen

Adhiel kundhara • Jumat, 12 Juni 2026 | 16:27 WIB
KUOTA BERLIMPAH: Sisa kuota yang dimiliki Pemkot Bontang untuk BBM bersubsidi diyakini masih cukup hingga akhir tahun. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP
KUOTA BERLIMPAH: Sisa kuota yang dimiliki Pemkot Bontang untuk BBM bersubsidi diyakini masih cukup hingga akhir tahun. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

BONTANG- Penyaluran BBM bersubsidi di Kota Bontang hingga Mei 2026 mencapai 16.617 kiloliter (KL). Jumlah itu setara 40,01 persen dari total kuota tahunan sebesar 41.531 KL.

Pertalite masih menjadi jenis BBM yang paling banyak disalurkan. Realisasinya mencapai 9.679 KL atau 58,3 persen dari total penyaluran BBM subsidi. Sementara Solar subsidi mencapai 6.938 KL atau 41,7 persen.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang Eko Arisandi mengatakan serapan kuota tersebut masih berada dalam batas aman. "Realisasi masih sekitar 40 persen," kata Eko.

Menurut dia, sisa kuota yang tersedia diperkirakan masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. Namun, distribusi tetap harus diawasi agar tepat sasaran.

Data yang dihimpun menunjukkan SPBU Kopkar menjadi penyalur Pertalite terbesar dengan pangsa 23,6 persen. Disusul SPBU Kilo 3 sebesar 19,2 persen dan SPBU Tanjung Laut 18,4 persen.

Sedangkan untuk Solar subsidi, SPBU Kilo 3 mendominasi penyaluran dengan kontribusi 31,6 persen. Berikutnya SPBU Tanjung Laut 24,3 persen dan SPBU Kilo 8 sebesar 23,3 persen.

Eko menegaskan pengawasan distribusi terus dilakukan melalui pemantauan transaksi dan koordinasi dengan pihak terkait. "Kami ingin distribusi BBM subsidi benar-benar tepat sasaran," pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#dkumpp bontang #kuota BBM Bontang #Eko Arisandi