KALTIMPOST.ID, BONTANG - Panitia Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK negeri di Kota Bontang memastikan proses seleksi jalur afirmasi dilakukan secara ketat dan berbasis data resmi pemerintah.
Ketua Panitia SPMB SMA 1 Bontang, Nurdin mengatalan, peserta yang mendaftar melalui jalur afirmasi wajib memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku. Salah satunya terdaftar dalam data kesejahteraan sosial yang menjadi rujukan pemerintah.
Menurutnya, sebelum dokumen peserta dinyatakan memenuhi syarat afirmasi, panitia terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap data bantuan sosial. “Kalau memang masuk dalam data yang sesuai ketentuan, kami sarankan untuk mencetak dokumen pendukung dari Dissos-PM (Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat),” kata Nurdin.
Selain kategori keluarga kurang mampu, jalur afirmasi juga diperuntukkan bagi peserta didik berkebutuhan khusus sesuai regulasi yang berlaku. Nurdin menjelaskan pendekatan tersebut dilakukan untuk menghindari kesalahan penetapan peserta afirmasi sekaligus memastikan kuota benar-benar diterima kelompok yang berhak.
Ia menegaskan panitia tidak serta-merta menerima seluruh dokumen yang diajukan masyarakat. Setiap berkas tetap diperiksa dan dicocokkan dengan basis data yang tersedia. “Operator akan melakukan validasi data terhadap berkas yang diajukan,” ucapnya.
Setelah seluruh persyaratan dinyatakan lengkap, barulah peserta dapat melanjutkan proses verifikasi dalam tahap pra-pendaftaran. Panitia berharap mekanisme ini dapat meningkatkan keadilan dalam penerimaan siswa baru. Sebab jalur afirmasi merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan dan kurang mampu.
Melalui sistem verifikasi yang lebih ketat, potensi penyalahgunaan jalur afirmasi diharapkan dapat diminimalkan. Di sisi lain, masyarakat yang memang memenuhi syarat tetap memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan di sekolah negeri.
Pelaksanaan pra-pendaftaran yang dilakukan lebih awal juga dinilai mempermudah proses seleksi ketika masa pendaftaran resmi dibuka. Tahapan pra-pendaftaran ini berlangsung dari 8 hingga 19 Juni mendatang. (*)
Editor : Sukri Sikki