Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Seragam Gratis Bontang Mulai Diproduksi, Libatkan 600 Penjahit Lokal

Adhiel kundhara • Senin, 15 Juni 2026 | 10:15 WIB
Proses pembuatan seragam sekolah gratis di Kota Bontang masih berlangsung dan dipastikan pengukuran siswa baru dilakukan bertahap. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)
Proses pembuatan seragam sekolah gratis di Kota Bontang masih berlangsung dan dipastikan pengukuran siswa baru dilakukan bertahap. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, BONTANG – Program bantuan seragam sekolah gratis yang digagas Pemerintah Kota Bontang mulai memasuki tahap produksi.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memastikan proses penjahitan seragam bagi siswa SD dan SMP sudah berjalan dan ditargetkan selesai sebelum tahun ajaran baru 2026/2027 dimulai.

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, mengatakan sebagian besar proses pengukuran ukuran badan siswa telah rampung. Saat ini, produksi seragam untuk siswa lama sudah berlangsung di sejumlah sekolah.

“Untuk siswa lama sudah dalam proses produksi. Pengukuran sebagian besar sudah selesai dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga: Demo Mahasiswa Jakarta Hari Ini, Ini Titik Aksi BEM UI hingga Trisakti dan Ruas Jalan yang Dipadati Massa

Menurut Saparuddin, pengukuran seragam telah tuntas di seluruh sekolah negeri. Hanya tersisa tujuh siswa di SDN 001 Bontang Barat yang belum menyelesaikan proses tersebut. Sementara di sekolah swasta, pengukuran juga telah dilakukan di sejumlah sekolah, di antaranya SD YPK 1 dan 2, SD Yabis, SD YPVDP, SD Cahaya Fikri, serta SD Assyammil.

Program bantuan tahun ini tidak hanya mencakup seragam sekolah, tetapi juga tas dan sepatu. Disdikbud menargetkan seluruh kebutuhan siswa dapat didistribusikan menjelang atau saat awal tahun ajaran baru secara bertahap sesuai kesiapan produksi.

Untuk siswa baru, proses produksi masih menunggu data dan hasil pengukuran dari masing-masing sekolah. Meski menghadapi tantangan kenaikan harga bahan baku dan biaya produksi, Disdikbud memastikan kualitas perlengkapan tetap dipertahankan.

Baca Juga: Terobosan Baru Lindungi Orangutan Morio, BKSDA Kaltim Desak Konsesi Tambang dan Sawit Kutim Masuk Forum Terpadu

Program ini didukung anggaran sekitar Rp11 miliar dan melibatkan sekitar 600 penjahit lokal guna mempercepat penyelesaian sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat Bontang. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#siswa SD SMP #seragam gratis bontang #Penjahit Lokal #tahun ajaran baru #disdikbud bontang