Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

SPMB 2026 Kaltim Dibuka 22 Juni, SMA dan SMK di Bontang Siapkan Kuota Ratusan Kursi

Adhiel kundhara • Senin, 15 Juni 2026 | 11:54 WIB
PELAYANAN: Proses pra-pendaftaran SPMB untuk jalur di tahap awal sudah berlangsung hingga 19 Juni mendatang di Aula SMA 1 Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KP)
PELAYANAN: Proses pra-pendaftaran SPMB untuk jalur di tahap awal sudah berlangsung hingga 19 Juni mendatang di Aula SMA 1 Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KP)

 

KALTIMPOST.ID, BONTANG–Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun  Ajaran 2026/2027 di Kalimantan Timur akan dimulai pada 22–24 Juni 2026.

Tahap pertama dikhususkan bagi calon murid yang mendaftar melalui jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi untuk jenjang SMA, serta jalur prestasi, afirmasi, mutasi, dan domisili prioritas untuk jenjang SMK. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 26 Juni 2026.

Baca Juga: Demo Mahasiswa Jakarta Hari Ini, BEM Universitas Bung Karno Turun ke Istana Bawa 6 Tuntutan

Berdasarkan petunjuk operasional SPMB Kalimantan Timur, penerimaan murid baru jenjang SMA dilakukan melalui empat jalur, yakni domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Kuota jalur domisili ditetapkan sebesar 35 persen dari daya tampung sekolah, afirmasi 30 persen, prestasi 30 persen, dan mutasi 5 persen dari daya tampung tiap sekolah. 

Apabila kuota afirmasi, prestasi maupun mutasi tidak terpenuhi, sisa kuota akan dialihkan ke jalur domisili. Sementara itu, penerimaan murid baru SMK dilakukan melalui lima jalur, yakni domisili prioritas, afirmasi, prestasi, mutasi, dan reguler. 

Jalur reguler memperoleh kuota terbesar, yakni 50 persen dari daya tampung per kompetensi keahlian. Adapun jalur prestasi mendapat kuota 20 persen, afirmasi minimal 15 persen, domisili prioritas maksimal 10 persen, serta mutasi 5 persen. Jika kuota pada jalur domisili prioritas, afirmasi, prestasi, dan mutasi tidak terpenuhi, maka akan dialihkan ke jalur 
reguler.

Baca Juga: AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Merosot Lebih dari 4 Persen

Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Bontang, Suyanik, mengimbau orang tua dan calon peserta didik untuk memahami ketentuan setiap jalur sebelum proses pendaftaran dimulai.

“Setiap jalur memiliki persyaratan yang berbeda. Karena itu, calon murid dan orang tua perlu mempersiapkan dokumen sejak sekarang, agar tidak mengalami kendala saat pendaftaran berlangsung,” kata Suyanik.

Untuk Bontang, daya tampung SMA negeri tahun ajaran 2026/2027 mencapai 756 siswa. Jumlah tersebut tersebar di tiga sekolah negeri, yakni SMA 1 Bontang, SMA 2 Bontang, dan SMA 3 Bontang. Masing-masing sekolah membuka tujuh rombongan belajar dengan kapasitas 36 siswa per rombel atau total 252 siswa per sekolah.

Baca Juga: Mobil Jarang Dipakai? Waspadai Hewan yang Diam-Diam Bersarang di Mesin

Tak hanya SMA, sejumlah SMK negeri di Bontang juga telah menyiapkan daya tampung untuk berbagai kompetensi keahlian. Program yang tersedia mencakup bidang teknologi informasi, bisnis dan manajemen, teknik otomotif, desain komunikasi visual, hingga bidang kemaritiman dan industri yang menjadi kebutuhan dunia kerja di Kalimantan Timur. 

Daya tampung tersebut disesuaikan dengan jumlah rombongan belajar pada masing-masing kompetensi keahlian sebagaimana ditetapkan Pemprov Kalimantan Timur.

Suyanik menilai, sistem penerimaan tahun ini memberikan kesempatan lebih luas bagi siswa untuk memilih jalur yang sesuai dengan kemampuan dan kondisi masing-masing.

“Saat ini telah masuk pra-pendaftaran hingga 19 Juni mendatang. Berpusat di Aula SMA 1. Berkas yang masuk di jalur awal wajib disodorkan saat tahapan tersebut,” pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#bontang #SPMB 2026/2027 #sma/smk #persyaratan