KALTIMPOST.ID BONTANG–PT PLN UP3 Bontang kembali menjadwalkan penghentian sementara pasokan listrik di sejumlah kawasan Bontang, Selasa (30/6). Kebijakan tersebut merupakan bagian dari pengaturan operasi sistem akibat gangguan teknis pada komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang masih memengaruhi pasokan daya.
Manager PLN UP3 Bontang Robertus Richard Laksana Lamania mengatakan, pengaturan beban dilakukan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan selama proses pemulihan berlangsung.
Baca Juga: Julian Nagelsmann Dipecat? Jerman Angkat Koper Dini, Nasib Baby Mourinho Menunggu Vonis DFB
"Pengaturan operasi dilakukan demi menjaga stabilitas sistem. Tim kami terus berupaya mempercepat pemulihan," ungkapnya.
Berdasarkan pengumuman resmi PLN, penghentian sementara pasokan listrik dijadwalkan berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 15.00 Wita. Namun, jadwal tersebut masih bersifat estimasi dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi sistem kelistrikan.
Wilayah yang terdampak meliputi Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Pipa Kusnodo, Jalan Tembus PKT, Jalan Kapal Layar, Jalan Cipto Mangunkusumo, Perumahan Bukit Sintuk, kawasan BSD, BTN, Jalan Asmawarman, Jalan Tarakan, Jalan Potingku, Jalan Pendidikan, Jalan Palembang, Jalan Durian, Jalan Taman Siswa, Jalan Damai, Jalan Simon Tampubolon, Jalan HM Ardans, Jalan Ulin, Kanaan, HOP.
Baca Juga: PSI Bela Jokowi soal Prosesi Injak Kepala Kerbau di Lampung, Sebut PDIP Hina Adat
Kemudian Jalan Ahmad Yani, Jalan Sultan Syahrir, Jalan Selat Karimata, Jalan Habibon, Jalan Selat Rote, Jalan Jenderal Soedirman, Jalan WR Soepratman, Jalan Cumi-Cumi, Jalan Kenangan, Jalan Brigjen Katamso, Jalan S Parman, Jalan Bhayangkara, Jalan Imam Bonjol.
Ditambah Jalan Tenis, Jalan Polo Air, Jalan Catur, Jalan Bulu Tangkis, Jalan Ir H Juanda, Jalan Anggrek, Jalan Selat Alor, Jalan Melati, Jalan Selat Banda, Jalan Belanak, Jalan Haruan, Jalan Tenggiri, Jalan Bandeng, termasuk kawasan perkantoran di sepanjang ruas jalan tersebut.
Penghentian sementara dilakukan secara terbatas sebagai langkah menjaga keseimbangan pasokan dan beban listrik selama proses perbaikan berlangsung. Upaya ini juga dimaksudkan agar gangguan tidak meluas ke wilayah lain yang berada dalam sistem kelistrikan Bontang.
Robertus meminta masyarakat mengantisipasi penghentian sementara tersebut dengan mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan. Pelanggan juga diimbau mencabut steker perangkat elektronik yang sensitif terhadap perubahan tegangan listrik.
"Jadwal dapat berubah sesuai kondisi sistem dan ketersediaan daya. Kami akan menyampaikan setiap perkembangan kepada pelanggan," ucapnya.
PLN memastikan seluruh personel tetap disiagakan untuk mempercepat penanganan gangguan pada PLTGU. Perusahaan juga terus mengoptimalkan seluruh sumber daya agar proses normalisasi sistem dapat diselesaikan secepat mungkin.
Mewakili manajemen, Robertus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penghentian sementara pasokan listrik.
Dia berharap pelanggan dapat memahami kondisi tersebut karena langkah yang diambil merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan listrik hingga sistem kembali beroperasi secara normal. (*)
Editor : Dwi Restu A