KALTIMPOST.ID, BONTANG – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMK 2 Bontang belum sepenuhnya memenuhi daya tampung. Hingga penutupan pendaftaran jalur reguler, masih terdapat 86 kursi kosong yang tersebar pada empat kompetensi keahlian. Sekolah kini telah meminta persetujuan Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah Bontang agar sisa kuota tersebut dapat diisi.
Kepala SMK 2 Bontang Nurwahidah mengatakan, permohonan itu mengacu pada mekanisme yang pernah diterapkan pada pelaksanaan penerimaan siswa di tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: Nyaris Jadi Korban Tim Kejutan, Argentina Beruntung Kalahkan Cabo Verde 3-2 Lewat Perpanjangan Waktu
Menurut dia, sekolah hanya meminta waktu satu hari agar ada kepastian dari Cabdin. Dengan demikian, sisa kursi yang tersedia masih dapat dimanfaatkan calon peserta didik yang belum memperoleh sekolah.
"Saya hanya meminta waktu satu hari kepada Cabdin agar kursi yang masih kosong bisa segera terisi," kata Nurwahidah, Jumat (3/7).
Berdasarkan rekapitulasi SPMB, kompetensi keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan masih menyisakan 13 kursi. Dari kuota jalur reguler sebanyak 66 siswa, baru 53 peserta yang mendaftar.
Baca Juga: HAVEN Coffee Eatery Music Hadirkan Sajian Mie Bancir Khas Banjar, Lezat dan Gurih
Sementara Agribisnis Perikanan Air Tawar menjadi salah satu program yang masih membutuhkan banyak peserta didik baru. Dari kuota 34 siswa, jumlah pendaftar baru mencapai 14 orang sehingga masih tersedia 20 kursi.
Sisa kuota terbesar terdapat pada kompetensi keahlian Nautika Kapal Penangkap Ikan. Dari kuota reguler sebanyak 34 siswa, hanya dua orang yang mendaftar. Artinya, masih ada 32 kursi yang belum terisi.
Kondisi serupa terjadi pada Teknika Kapal Penangkap Ikan. Dari kuota 35 siswa, baru 14 peserta yang mendaftar sehingga masih tersedia 21 kursi.
Baca Juga: Mandatori Biodiesel B50 Resmi Berlaku, Petani Sawit Rakyat Kaltim Bersiap Ketiban Berkah!
Sebaliknya, sejumlah kompetensi keahlian sudah memenuhi daya tampung. Nautika Kapal Niaga dengan kuota 25 siswa telah terisi seluruhnya. Begitu pula Teknika Kapal Niaga yang memenuhi kuota 29 siswa, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor sebanyak 25 siswa, serta Teknik Komputer dan Jaringan dengan kuota 23 siswa.
Peluang pengisian sisa kuota juga diharapkan datang dari calon peserta didik yang belum menyelesaikan proses verifikasi di sekolah lain. Berdasarkan informasi yang diterimanya, masih ada sekitar 50 pendaftar di SMK 1 Bontang yang belum menyelesaikan tahapan tersebut.
Selain itu, sekolah juga berharap peserta didik dari wilayah perbatasan dapat memperoleh kesempatan untuk mengisi kursi yang masih kosong. Selama ini, calon siswa dari kawasan Santan dan Teluk Pandan tidak dapat mengikuti pendaftaran melalui sistem daring karena terbentur ketentuan domisili.
"Ada anak-anak dari Santan dan Teluk Pandan yang ingin masuk ke SMK 2, tetapi mereka tidak bisa mendaftar melalui jalur online. Selama kuota masih ada dan mereka belum mendaftar ke sekolah swasta, kami berharap mereka bisa difasilitasi," ucapnya.
Di sisi lain, pihak sekolah juga bergerak aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat agar sisa kuota tersebut diketahui calon peserta didik. Seluruh guru dan tenaga kependidikan diminta membantu menyebarluaskan informasi melalui jaringan komunikasi yang dimiliki sekolah.
"Kami meminta seluruh warga sekolah menyampaikan informasi itu sampai ke grup-grup RT supaya masyarakat mengetahui masih ada kompetensi keahlian yang menerima peserta didik," tutur dia.
Nurwahidah menambahkan, terdapat perkembangan menggembirakan pada program keahlian pelayaran tahun ini. Jika pada tahun sebelumnya jurusan pelayaran masih menyisakan banyak kursi, kini dua kompetensi keahlian, yakni Nautika Kapal Niaga dan Teknika Kapal Niaga, berhasil memenuhi seluruh kuota.
Baca Juga: Terjaring OTT, Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Berubah dalam Hitungan Jam
Menurutnya, meningkatnya minat masyarakat tidak terlepas dari keberhasilan para lulusan yang telah bekerja di sektor pelayaran. "Kemungkinan minat masyarakat meningkat karena sudah ada alumni yang bekerja di kapal. Itu menjadi bukti bahwa lulusan kami memiliki peluang kerja yang nyata," terangnya.
SMK Negeri 2 Bontang tetap membuka pelayanan bagi calon peserta didik yang berpotensi mengisi sisa kuota pada Sabtu (4/72026) mulai pukul 08.30 hingga 14.30 Wita. Calon siswa diminta membawa berkas persyaratan yang sama seperti saat pendaftaran reguler. (*)
Editor : Dwi Restu A