Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

86 Kursi di SMK Negeri 2 Bontang Masih Kosong, Pihak Sekolah Ungkap Alasan Belum Bisa Buka Pendaftaran

Adhiel kundhara • Minggu, 5 Juli 2026 | 18:31 WIB
TUNGGU: Pengisian sisa kuota SPMB di SMK 2 Bontang masih menunggu persetujuan Disdikbud Kaltim. (ADIEL KUNDHARA/KP)
TUNGGU: Pengisian sisa kuota SPMB di SMK 2 Bontang masih menunggu persetujuan Disdikbud Kaltim. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID - Pengisian sisa kuota Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMK Negeri 2 Bontang hingga Sabtu (5/7) belum dapat dilaksanakan. Meski pihak sekolah telah mengajukan permohonan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, keputusan terkait mekanisme pengisian kursi yang masih kosong masih menunggu arahan dari Kepala Dinas.

Kepala SMK Negeri 2 Bontang, Nurwahidah, mengatakan sekolah belum bisa membuka pendaftaran tambahan karena belum menerima persetujuan resmi dari pemerintah provinsi. "Saya sudah melayangkan surat sejak Jumat malam, tetapi sampai saat ini kami masih menunggu," kata Nurwahidah, Minggu (5/7/2026).

Sebelumnya, SMK Negeri 2 Bontang mengajukan permohonan agar sisa kuota pada beberapa kompetensi keahlian dapat diisi seperti mekanisme yang pernah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya. Namun hingga kini, usulan tersebut belum mendapat jawaban.

Baca Juga: Hampir 10 Tahun Jalan Nasional Depan RSUD Bontang Tak Tersentuh Perbaikan, Dinas PUPRK Ungkap Kendalanya

Akibatnya, sebanyak 86 kursi yang tersebar di empat kompetensi keahlian masih belum dapat diisi. Rinciannya, Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan menyisakan 13 kursi, Agribisnis Perikanan Air Tawar 20 kursi, Nautika Kapal Penangkap Ikan 32 kursi, dan Teknika Kapal Penangkap Ikan 21 kursi.

Nurwahidah menegaskan, sekolah tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan sendiri terkait pembukaan kembali pendaftaran. Seluruh tahapan harus menunggu kebijakan dari Disdikbud Kaltim. "Kami belum bisa memastikan kapan pelaksanaannya karena itu menjadi keputusan Kepala Dinas Provinsi. Kami menunggu arahan saja," ucapnya.

Ia mengungkapkan kondisi tersebut tidak hanya dialami SMK Negeri 2 Bontang. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sejumlah SMK di kota lain juga menghadapi persoalan serupa, yakni masih memiliki kuota peserta didik baru yang belum terpenuhi.

Baca Juga: 5.467 Berkas Beasiswa yang Masuk ke Bagian Kesra Setkab Kukar Sedang Diverifikasi  

"Sepertinya bukan hanya SMK Negeri 2 Bontang. Ini juga terjadi di beberapa SMK di Samarinda," tutur dia. Karena itu, sekolah memilih menunggu kebijakan yang akan diterapkan secara menyeluruh oleh Disdikbud Kaltim agar mekanisme pengisian sisa kuota berjalan seragam di seluruh daerah.

Di sisi lain, pihak sekolah memastikan seluruh calon peserta didik yang sebelumnya berminat mengisi kursi kosong diminta bersabar hingga keputusan resmi diterbitkan. Begitu arahan dari pemerintah provinsi diterima, sekolah akan segera menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui kanal resmi yang dimiliki.

Nurwahidah berharap keputusan dari Disdikbud Kaltim dapat segera keluar mengingat masih banyak kursi yang belum terisi, khususnya pada kompetensi keahlian yang berkaitan dengan sektor kemaritiman dan perikanan. Menurutnya, semakin cepat keputusan diterbitkan, semakin besar peluang kursi kosong tersebut dapat dimanfaatkan oleh calon peserta didik yang belum memperoleh sekolah negeri.

Ia juga menegaskan seluruh proses pengisian kuota nantinya tetap akan mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah provinsi. Dengan demikian, sekolah hanya akan melaksanakan kebijakan setelah memperoleh persetujuan resmi dari Disdikbud Kaltim. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#bontang #SPMB Bontang #SPMB 2026