Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

27 Pelajar Bontang Lolos OSN Provinsi 2026, Bidik Tiket ke Tingkat Nasional

Adhiel kundhara • Rabu, 8 Juli 2026 | 13:55 WIB
DIUMUMKAN: Pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional tingkat kota yang diikuti oleh pelajar SMA se-Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KP)
DIUMUMKAN: Pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional tingkat kota yang diikuti oleh pelajar SMA se-Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID, BONTANG – Sebanyak 27 pelajar SMA sederajat dari Kota Bontang dipastikan melaju ke Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi (OSN-P) 2026 setelah lolos pada seleksi tingkat kabupaten/kota (OSN-K). Mereka akan menjadi wakil Bontang untuk bersaing memperebutkan tiket menuju tingkat nasional.

Berdasarkan rekap sembilan cabang OSN-K 2026, kontingen Bontang berasal dari tujuh sekolah. SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang menjadi penyumbang peserta terbanyak dengan delapan siswa. Disusul SMAN 1 Bontang dan SMA Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra yang masing-masing mengirim enam peserta.

Selanjutnya, SMAN 2 Bontang meloloskan tiga peserta, SMA IT Yabis Bontang dua peserta, sedangkan SMAN 3 Bontang dan SMA Bahrul Ulum Bontang masing-masing satu peserta.

Baca Juga: Inflasi Bontang Tetap Terkendali, IPH Juni 2026 Naik 0,32 Persen Dipicu Bawang Merah

Cabang informatika menjadi salah satu penyumbang peserta terbanyak dari Bontang. Selain itu, wakil daerah juga akan berlaga pada bidang geografi, fisika, astronomi, ekonomi, matematika, kimia, biologi, hingga kebumian.

Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Bontang, Suyanik, mengatakan seluruh peserta yang lolos OSN-K masih harus menghadapi seleksi tingkat provinsi sebelum berpeluang tampil di tingkat nasional.

Baca Juga: Perbaikan Jalan Longsor Syarifuddin Yoes Balikpapan Capai 30 Persen, Ditarget Rampung 24 Agustus

Sesuai jadwal OSN 2026, uji coba OSN tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada 14–15 Juli 2026, sedangkan seleksi OSN-P digelar 27–29 Juli 2026. Peserta yang lolos akan kembali disaring melalui tahapan menuju OSN tingkat nasional pada akhir Agustus.

Menurut Suyanik, jumlah peserta yang berhak maju ke tingkat nasional tidak ditentukan berdasarkan kuota daerah, melainkan bergantung pada capaian nilai yang diraih masing-masing peserta.

"Bergantung perolehan skor," kata Suyanik.

Ia mengungkapkan, hingga kini belum ada pelajar SMA asal Bontang yang berhasil menembus OSN tingkat nasional. Karena itu, tahun ini menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk memecahkan catatan tersebut.

"Belum ada sebelumnya. Ibu sangat berharap ada yang bisa tembus sampai nasional. Kalau tahun ini ada, Alhamdulillah sekali," ucapnya.

Suyanik menambahkan, keberhasilan lolos ke tingkat nasional tidak hanya menjadi prestasi bagi siswa, tetapi juga membawa dampak positif bagi sekolah. Bagi peserta didik, capaian tersebut dapat menjadi nilai tambah dalam jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) menuju perguruan tinggi.

Sementara bagi sekolah, prestasi di OSN berpotensi meningkatkan rekam jejak akademik dan menjadi salah satu faktor pendukung dalam memperoleh BOS Kinerja kategori sekolah berprestasi.

Dengan 27 wakil yang tersebar di sembilan cabang lomba, harapan pun mengemuka agar tahun 2026 menjadi tonggak baru bagi dunia pendidikan Bontang. Jika satu atau lebih peserta mampu menembus OSN tingkat nasional, maka rekor baru akan tercipta sekaligus mengukuhkan daya saing pelajar Bontang di tingkat Indonesia. (*)

Berikut daftar wakil Bontang pada OSN-P 2026:

Kebumian

Fakhriza Rifdan Fadhilah (SMA IT Yabis Bontang)

Leonard Kenan Exellence Arimatea Priya Admaja (SMAN 3 Bontang)

 

Biologi

Rani Indira (SMAS Bahrul Ulum Bontang)

 

Geografi

Rikhy Juliansyah Pratama (SMAS Yayasan Pupuk Kaltim Bontang)

 

Yesha Aulya Nur Azizah (SMAS Yayasan Pupuk Kaltim Bontang)

Anjani Fajrin (SMAN 1 Bontang)

Jefri Al-Bukhori (SMAN 1 Bontang)

Chelsea Raissa Fyanda (SMAS Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra)

Muhammad Ibrahim Basoeki (SMAS Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra)

 

Matematika

Muhammad Ihsan Dzikri (SMAS Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra)

 

Ekonomi

Muhammad Rifat Rayyan (SMAN 1 Bontang)

Nadhira Aisyah Qoisarah (SMAS Yayasan Pupuk Kaltim Bontang)

Muhammad Zidane An Naafi Wibowo (SMA IT Yabis Bontang)

 

Informatika

Trisnawati Putri Lestari (SMAN 1 Bontang)

Hamidah Sholihah (SMAN 1 Bontang)

Noviah Afni Oktavia Olii (SMAN 1 Bontang)

Kenzie Rasyad Alfarezel (SMAS Yayasan Pupuk Kaltim Bontang)

Fauzan Dian Nugraha (SMAS Yayasan Pupuk Kaltim Bontang)

Faiz Gibran Pratama Setiawan (SMAS Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra)

Muhammad Adji Sangkan Al Kahfi (SMAS Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra)

 

Astronomi

Muhammad Verrel Dwi Putra (SMAS Yayasan Pupuk Kaltim Bontang)

Kenzie Farras Adjieputra (SMAS Yayasan Pupuk Kaltim Bontang)

Muhammad Zidan Ariqi (SMAS Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra)

Andraka Hariz Putra Utomo (SMAN 2 Bontang)

 

Kimia

Firyal Yasmin Nazihah (SMAN 2 Bontang)

 

Fisika

Adinda Nur Shafira (SMAN 2 Bontang)

Zaidan Hannan Ghiyats (SMAS Yayasan Pupuk Kaltim Bontang)

Restu Al Hafidz Irawan (SMAS Yayasan Pupuk Kaltim Bontang)

Muhammad Awansyah (SMAS Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra)

Editor : Duito Susanto
#olimpiade sains nasional #pupuk kaltim #Kota Bontang #kalimantan timur