KALTIMPOST.ID, BONTANG - Proses distribusi perlengkapan sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP di Bontang mulai berjalan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memastikan pengiriman tas dan sepatu telah dilakukan dan diperkirakan tiba dalam beberapa hari ke depan.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, mengatakan saat ini pengiriman perlengkapan dilakukan secara bertahap oleh penyedia. Tas dan sepatu menjadi item yang lebih dahulu dikirim, sedangkan buku tulis dijadwalkan menyusul sesuai jadwal ekspedisi.
“Sekarang dalam perjalanan. Paling lambat lusa sudah ada tas dan sepatu yang sampai di Bontang,” kata Saparuddin, Senin (13/7).
Sementara itu, untuk buku tulis, pihaknya menerima informasi dari perusahaan ekspedisi bahwa pengiriman dari daerah asal dijadwalkan pada 20 Juli 2026. Jika sesuai jadwal, buku tulis diperkirakan tiba di Kota Bontang pada 24 Juli 2026.
Baca Juga: Terancam Hilang, Pemkot Bontang Siapkan Bukti Hukum Pertahankan Kapal RoRo Bontang Express II
“Informasi dari ekspedisi, buku tulis berangkat tanggal 20 Juli dan InsyaAllah tanggal 24 Juli sudah tiba di Bontang,” ucapnya.
Setelah seluruh perlengkapan tiba, Disdikbud akan melanjutkan proses distribusi ke sekolah-sekolah sesuai mekanisme yang telah disiapkan. Pembagian nantinya juga akan diawali dengan penyerahan secara simbolis sebelum seluruh bantuan disalurkan kepada para siswa penerima.
“Ya, nanti ada penyerahan simbolis. Setelah semua perlengkapan datang, baru proses pembagian dilanjutkan,” tutur dia.
Selain memastikan progres pengiriman, Saparuddin juga mengungkapkan bahwa desain perlengkapan sekolah gratis tahun ini mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur di Balikpapan, Ini Deretan Fitur Barunya
Perubahan tersebut tidak hanya terlihat dari tampilan luar, tetapi juga pada model serta identitas yang tercantum pada perlengkapan. “Jelas ada perbedaan,” ucapnya saat ditanya mengenai desain tas tahun ajaran 2026/2027.
Meski demikian, ia belum bersedia mengungkapkan secara rinci perubahan tersebut. Menurutnya, masyarakat diminta menunggu hingga perlengkapan resmi dibagikan kepada siswa. “Model dan tulisannya pasti berbeda. Tunggu saja kalau sudah dibagikan,” terangnya.
Sebelumnya, Pemkot Bontang kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp24,27 miliar untuk program perlengkapan sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, pada tahun ajaran 2026/2027.
Program tersebut mencakup pengadaan seragam, sepatu, tas, hingga buku tulis sebagai upaya meringankan beban orang tua menjelang tahun ajaran baru.
Dengan mulai berlangsungnya pengiriman, Disdikbud berharap seluruh perlengkapan dapat diterima sesuai jadwal sehingga proses distribusi ke sekolah tidak mengalami kendala dan para siswa segera memperoleh fasilitas belajar yang telah disiapkan pemerintah daerah. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo