Parit Jalan Bandung 4 Dipenuhi Lumpur, Tim Dinas PUPRK Bontang Turun Tangan Cegah Genangan

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 16:50 WIB
ANGKAT SEDIMEN: Petugas Panbers melakukan normalisasi drainase di Kelurahan Kanaan untuk mencegah genangan ar. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP
ANGKAT SEDIMEN: Petugas Panbers melakukan normalisasi drainase di Kelurahan Kanaan untuk mencegah genangan ar. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

BONTANG- Endapan lumpur dan tumpukan sampah yang memenuhi parit di Jalan Bandung 4, Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat, mulai menghambat aliran air. Kondisi itu mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Kota Bontang menerjunkan Tim Pasukan Bersih Sungai (Panbers) untuk melakukan normalisasi saluran sebelum memicu genangan saat hujan.

Dengan membawa cangkul dan sekop, personel Panbers mengeruk sedimen yang mengendap di dasar parit. Rumput liar yang menutupi saluran turut dibersihkan agar aliran air kembali lancar. Material hasil pengerukan kemudian diangkut menggunakan dump truck milik Dinas PUPRK sehingga tidak menumpuk di sekitar permukiman.

Kepala Dinas PUPRK Kota Bontang, Much Cholis Edi Prabowo, mengatakan pemeliharaan drainase menjadi salah satu pekerjaan rutin yang terus dilakukan di sejumlah titik. Penanganan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan lapangan terhadap saluran yang mengalami pendangkalan maupun penyumbatan.

"Normalisasi saluran harus dilakukan secara berkala agar fungsi drainase tetap optimal. Jika dibiarkan, sedimentasi akan terus bertambah dan mengurangi kapasitas tampung saluran, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi," kata pejabat yang akrab disapa Bowo ini. 

Menurutnya, upaya menjaga sistem drainase tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan menjadi kunci agar saluran tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

Ia mengingatkan warga agar tidak menjadikan parit sebagai tempat pembuangan sampah. Kebiasaan tersebut menjadi penyebab utama penyumbatan saluran yang berujung pada genangan di kawasan permukiman.

"Kami berharap masyarakat ikut menjaga saluran drainase dengan tidak membuang sampah ke parit. Kalau saluran bersih, aliran air lancar dan risiko genangan bisa ditekan," ucapnya.

Normalisasi di Jalan Bandung 4 mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Mereka menilai pengerukan lumpur membuat aliran air kembali mengalir normal dan lingkungan terlihat lebih bersih.

Dinas PUPRK memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan di titik-titik lain yang membutuhkan penanganan. Pemeliharaan rutin tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga infrastruktur drainase sekaligus meminimalkan potensi banjir maupun genangan di wilayah Kota Bontang. (*)

Editor : Ismet Rifani
Normalisasi saluran Jalan Bandung dinas puprk Much Cholis Edi Prabowo