Listrik Bontang Padam Siang Ini, Berikut Ini Wilayah Terdampak

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:19 WIB
PEMADAMAN: Suplai aliran listrik di Kanaan akan terhenti sementara selama tiga jam. (ADIEL KUNDHARA/KP)
PEMADAMAN: Suplai aliran listrik di Kanaan akan terhenti sementara selama tiga jam. (ADIEL KUNDHARA/KP)

 

KALTIMPOST.ID, BONTANG – Aktivitas warga di sejumlah kawasan Bontang berpotensi terganggu, Kamis (27/8). PLN ULP Bontang Kota menjadwalkan penghentian sementara pasokan listrik selama tiga jam, mulai pukul 12.00–15.00 Wita. Puluhan ruas jalan dan kawasan permukiman masuk dalam daftar wilayah terdampak.

Pemadaman listrik Bontang kali ini mencakup sejumlah kawasan yang tersebar dari Kanaan, HOP, hingga Bontang Kuala. Pelanggan diminta menyiapkan kebutuhan sebelum listrik dihentikan sementara.

Baca Juga: Melampaui Angka Seremonial, Menagih Komitmen Nyata Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Manajer ULP PLN Bontang Rendra Alfian Raharjo mengatakan, penghentian pasokan dilakukan secara terbatas menyusul gangguan kelistrikan yang berdampak terhadap sebagian pelanggan di wilayah kerja PLN ULP Bontang Kota.

“Pelanggan di wilayah terdampak kami harapkan dapat menyesuaikan aktivitas selama proses penanganan berlangsung. Perubahan kondisi di lapangan juga bisa memengaruhi waktu pelaksanaan,” kata Rendra.

Adapun wilayah yang masuk dalam jadwal pemadaman mulai pukul 12.00–15.00 Wita di antaranya Jalan Asmawarman, Jalan Tarakan, Jalan Potingku, Jalan Pendidikan, Jalan Palembang, Jalan Durian, Jalan Taman Siswa, Jalan Damai, Jalan Simon Tampubolon dan Jalan HM Ardans.

Baca Juga: Kiai Sepuh Lirboyo Peringatkan Dugaan Khianat dan Intervensi di Muktamar ke-35 NU

Kemudian Jalan Ulin, kawasan Kanaan, sebagian HOP, sebagian Jalan A Yani, Jalan Sultan Syahrir, Jalan Selat Karimata, Jalan Habibon, Jalan Selat Rote dan Jalan Jenderal Soedirman.

Daftar wilayah terdampak juga mencakup Jalan WR Soepratman, Jalan Cumi-Cumi, Jalan Kenangan, Jalan Pierre Tendean, Jalan Awang Long, Jalan Boulevard, Jalan Basalt, Jalan Patimura, Jalan KS Tubun, Gang Atletik hingga Bontang Kuala dan sekitarnya.

PLN memastikan petugas terus mengerahkan sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan gangguan. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan sistem sekaligus menekan dampak penghentian pasokan terhadap pelanggan.

Baca Juga: Dinas PUPR Kutai Barat Gelar Bimtek Penyusunan RMPK Jalan untuk Perkuat Mutu Infrastruktur

Rendra menyebut jadwal pemadaman yang disampaikan kepada pelanggan bukan merupakan waktu yang mutlak. Kondisi teknis selama proses penanganan dapat menyebabkan perubahan waktu maupun durasi.

“Kalau kondisi kelistrikan sudah memungkinkan, penormalan akan dilakukan lebih cepat. Sebaliknya, apabila ada kendala teknis, jadwal bisa disesuaikan,” ucapnya.

Selain penanganan gangguan, PLN mengingatkan pelanggan agar ikut menjaga keandalan pasokan listrik melalui penggunaan energi secara bijak. Imbauan tersebut terutama ditujukan pada periode beban puncak pukul 18.00–21.00 Wita.

Pelanggan diminta mematikan peralatan listrik yang tidak sedang digunakan. Penggunaan pendingin ruangan juga dianjurkan diatur pada suhu di atas 24 derajat Celsius untuk membantu mengendalikan konsumsi listrik.

Baca Juga: Mayat Perempuan Ditemukan di Kamar Kost Kelahiran Sangkulirang, Polisi Masih Dalami Penyebabnya

Penggunaan peralatan elektronik yang lebih hemat energi turut didorong sebagai bagian dari upaya pemanfaatan listrik secara bertanggung jawab.

Bagi pelanggan yang terdampak pemadaman, persiapan dapat dilakukan dengan mematikan perangkat elektronik sebelum pasokan dihentikan. Langkah tersebut sekaligus mengantisipasi perubahan kondisi ketika listrik kembali menyala.

PLN ULP Bontang Kota menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penghentian sementara pasokan listrik. Pelanggan juga diharapkan memahami bahwa jadwal dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi kelistrikan. (*)

Editor : Dwi Restu A
bontang pemadaman bergilir Terdampak listrik