Harga Cabai Rawit di Bontang Meroket, Tembus Rp95 Ribu per Kilogram

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:41 WIB
MAHAL: Harga cabai rawit di Bontang mengalami lonjakan harga hingga menembus Rp95 ribu/kg. (ADIEL KUNDHARA/KP)
MAHAL: Harga cabai rawit di Bontang mengalami lonjakan harga hingga menembus Rp95 ribu/kg. (ADIEL KUNDHARA/KP)

BONTANG – Harga cabai rawit di Kota Bontang kembali mengalami kenaikan. Komoditas yang sebelumnya dijual sekitar Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram, kini menembus Rp95 ribu per kilogram di tingkat pedagang.

Kenaikan harga tersebut terjadi secara bertahap. Pedagang menyebut harga cabai rawit terus bergerak naik hampir setiap hari seiring terbatasnya pasokan yang masuk ke pasar.

Salah satu pedagang di Pasar Taman Rawa Indah, Sulis, mengatakan kenaikan harga tidak langsung melonjak dalam jumlah besar. Namun, pergerakan harga terus terjadi dari hari ke hari.

“Hari ini naiknya dibandingkan sebelumnya hanya Rp2.000. Tetapi terus naik ini,” kata Sulis, Minggu (30/8/2026).

Menurut dia, harga cabai rawit yang diperolehnya dari distributor sudah berada di atas Rp80 ribu per kilogram. Cabai tersebut didatangkan dari Samarinda untuk memenuhi kebutuhan pasar Bontang.

Baca Juga: DPRD Bontang Sebut Pertamina Patra Niaga Empat Kali Mangkir Rapat, Besok Wajib Datang

Sementara cabai rawit lokal justru dinilai lebih mahal. Selisih harga yang cukup tinggi membuat pedagang memilih mengambil pasokan dari luar daerah.

“Saya tidak ambil cabai lokal karena selisihnya lumayan. Tembus Rp10 ribu per kilogramnya,” ucapnya.

Warga Kurangi Pembelian

Kenaikan harga mulai dirasakan langsung konsumen. Warga Bontang mengaku harus mengurangi jumlah pembelian karena harga cabai rawit hampir dua kali lipat dibandingkan harga sebelumnya.

Wati, salah seorang warga, mengatakan biasanya membeli cabai rawit hingga satu kilogram untuk kebutuhan rumah tangga. Namun, dengan harga yang kini mencapai Rp95 ribu per kilogram, pembelian dikurangi menjadi setengah kilogram.

“Biasanya beli satu kilogram tetapi sekarang setengah saja. Ini tiap minggu dibeli karena masakan kalau tidak pedas kurang enak,” tuturnya.

Selain cabai rawit, sejumlah komoditas sayuran di pasar Bontang juga mengalami kenaikan harga. Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang mencatat tomat, mentimun, dan kacang panjang ikut mengalami lonjakan.

Harga tomat yang sebelumnya sekitar Rp12 ribu per kilogram kini menjadi Rp14 ribu. Sementara mentimun mencapai Rp24 ribu per kilogram atau naik sekitar Rp2 ribu dari harga normal.

Kenaikan sejumlah komoditas tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan pasokan di pasar. Kondisi itu membuat harga beberapa kebutuhan pangan bergerak naik dan mulai membebani konsumen.

Di tengah kenaikan tersebut, cabai rawit menjadi salah satu komoditas yang mengalami lonjakan paling mencolok, dari kisaran Rp45 ribu-Rp50 ribu menjadi Rp95 ribu per kilogram.

Editor : Muhammad Ridhuan
harga cabai Bontang harga cabai rawit Bontang cabai rawit Rp95 ribu harga sembako Bontang Pasar Taman Rawa Indah