KALTIMPOST.ID, BONTANG - Warga sejumlah kawasan di Kota Bontang kembali diminta bersiap menghadapi pemadaman listrik. PLN ULP Bontang Kota menjadwalkan penghentian sementara aliran listrik selama empat jam pada Senin (14/9/2026).
Pemadaman listrik Bontang tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 17.00 Wita. PLN menyebut penghentian sementara pasokan listrik dilakukan menyusul gangguan pada sejumlah pembangkit yang berdampak terhadap sebagian wilayah kerja PLN ULP Bontang Kota.
Baca Juga: Pemadaman Listrik di Kubar Hari Ini, PLN Melak Ungkap Penyebabnya
Manajer ULP PLN Bontang Rendra Alfian Raharjo memastikan seluruh sumber daya dikerahkan untuk mempercepat proses pemulihan gangguan sekaligus menekan dampak terhadap pelanggan.
“PLN terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan gangguan dan meminimalkan dampak kepada pelanggan,” kata Rendra.
Sejumlah kawasan yang masuk dalam daftar terdampak cukup luas. Di antaranya Jalan Brigjen Katamso, Jalan S Parman, Jalan Ciptomangunkusumo, Jalan Brokoli, Jalan Paprika, Jalan Tomat, hingga Jalan Imam Bonjol.
Pemadaman juga mencakup sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan di wilayah pesisir. Di antaranya Jalan Selat Lombok, Jalan Selat Selayar, Jalan Selat Bone, Jalan Selat Malaka, Jalan Ampera, Jalan Gajah Mada, Jalan Jamrut, Jalan Berlian, Jalan Rubi, dan Jalan Safir.
Selain itu, pelanggan di Jalan AP Mangkunegoro, Jalan Alexander, Jalan Angkasa, Jalan WR Soepratman, Jalan Sultan Hasanudin, Jalan Emerald, Jalan Zamrut, Jalan Veteran, Jalan Tipalayo, Jalan Pangeran Antasari, Jalan Teuku Umar, serta Jalan Sultan Agung juga masuk dalam wilayah terdampak. Kawasan Berbas Pantai turut tercantum dalam daftar.
Baca Juga: BBPJN Stabilkan Jalan Jembayan yang Sering Longsor, Kaji Dinding Penahan Pancang
PLN mengingatkan jadwal penghentian sementara tersebut masih dapat berubah. Perubahan bisa terjadi pada waktu pelaksanaan, durasi pemadaman, maupun pembatalan apabila kondisi sistem kelistrikan mengalami perkembangan.
Di sisi lain, PLN mengajak masyarakat ikut membantu menjaga keandalan pasokan listrik, terutama pada periode beban puncak. "Pelanggan diminta menggunakan listrik secara bijak, khususnya pada pukul 18.00–21.00 Wita," ucapnya.
Imbauan tersebut antara lain mematikan peralatan listrik yang tidak sedang digunakan. Penggunaan pendingin ruangan juga disarankan diatur pada suhu di atas 24 derajat Celsius.
Baca Juga: Masjid Bairurrahman Loa Lepu Jadi Percontoham Ramah Anak
PLN turut mendorong pelanggan mengoptimalkan penggunaan peralatan elektronik yang lebih hemat energi. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya menggunakan energi secara lebih bertanggung jawab.
“Pelanggan diimbau mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan dan mengoptimalkan penggunaan peralatan hemat energi,” tutur dia.
PLN ULP Bontang Kota menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan kelistrikan tersebut. Pelanggan juga diminta memahami kondisi sistem dan mendukung proses pemulihan yang tengah dilakukan.
Dengan jadwal pemadaman selama empat jam, masyarakat di wilayah terdampak diharapkan dapat menyiapkan kebutuhan sebelum listrik dihentikan sementara. Terutama bagi pelaku usaha, perkantoran, maupun rumah tangga yang bergantung pada pasokan listrik selama aktivitas siang hingga sore hari.
PLN menegaskan pemulihan akan terus diupayakan dengan mempertimbangkan kondisi kelistrikan di lapangan. Karena itu, pelanggan diminta mengikuti informasi resmi PLN untuk mengetahui perkembangan terbaru terkait pemadaman listrik di Bontang. (*)
Editor : Sukri Sikki