Kabut Asap Bontang Mereda, Kualitas Udara Masuk Kategori Sedang

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 19:00 WIB
CERAH: Kondisi salah satu ruas jalan di Kota Bontang yang sudah tidak dipenuhi kabut asap seperti beberapa hari lalu. (ADIEL KUNDHARA/KP)
CERAH: Kondisi salah satu ruas jalan di Kota Bontang yang sudah tidak dipenuhi kabut asap seperti beberapa hari lalu. (ADIEL KUNDHARA/KP)

BONTANG – Kabut asap yang menyelimuti Kota Bontang sejak Rabu (16/9/2026) mulai menghilang. Kondisi tersebut terlihat pada Minggu (20/9), ketika cuaca kembali cerah di sejumlah ruas jalan dan jarak pandang pengendara berangsur normal.

Perbaikan kondisi tersebut juga tercermin dari sejumlah indikator kualitas udara. Berdasarkan aplikasi ISPU milik Kementerian Lingkungan Hidup, indeks kualitas udara Bontang berada di angka 67 atau kategori sedang. Parameter kritis yang tercatat adalah PM2.5.

Sementara itu, aplikasi IQAir mencatat polutan utama PM2.5 berada di angka 65, dengan konsentrasi 16,5 mikrogram per meter kubik. Angka tersebut juga berada dalam kategori sedang.

Meski kondisi udara telah membaik dibandingkan Jumat sebelumnya yang masuk kategori tidak sehat, kelompok sensitif tetap disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Rekomendasi lainnya berupa menutup jendela untuk mengurangi masuknya udara luar, menggunakan masker ketika berada di luar ruangan, serta menggunakan pembersih udara jika tersedia.

Aplikasi Windy juga menunjukkan indeks kualitas udara berada di angka 77 dan masuk kategori sedang.

Baca Juga: Data Kualitas Udara di Bontang Beragam, Diskes Imbau Warga Tetap Waspada

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang drg Toetoek Pribadi Ekowati meminta masyarakat tetap mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara dan memperhatikan perubahan kondisi lingkungan.

“Karena kualitas udara dapat berubah sewaktu-waktu,” kata Toetoek.

Dia juga mengingatkan masyarakat menjaga kondisi tubuh selama kualitas udara belum sepenuhnya stabil. Warga diminta memastikan cukup istirahat, mengonsumsi air putih yang cukup, serta menjaga asupan makanan bergizi.

Perhatian khusus perlu diberikan ketika mulai muncul keluhan ringan seperti batuk, pilek, atau sakit tenggorokan. Jika keluhan berkembang menjadi gangguan pernapasan, masyarakat diminta segera mencari pertolongan medis.

“Segera bawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit, terutama balita dan lansia, apabila mengalami sesak atau kesulitan bernapas berat, napas sangat cepat, nyeri atau terasa sesak di dada, penurunan kesadaran, atau kelemahan tubuh yang drastis,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
Kualitas Udara Bontang kabut asap Bontang udara Bontang