KALTIMPOST.ID-Keperluan penambahan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bontang dinilai masih terbuka.
Pemkot Bontang mendorong Perumda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) mengambil peluang tersebut sekaligus memperluas lini bisnis perusahaan daerah.
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris mengatakan, arahan agar Perumda AUJ membuka SPBU telah disampaikan sejak akhir tahun lalu. Dorongan serupa kembali diberikan pada awal 2026. “Bahkan pada awal tahun ini juga kami dorong,” kata Agus, Selasa (22/9).
Menurutnya, berdasarkan kajian, Bontang masih membutuhkan tambahan SPBU. Saat ini terdapat lima SPBU di dalam kota, yakni Kopkar Pupuk Kaltim, Akawy, Tanjung Laut, KS Tubun, dan Kilometer Tiga.
Baca Juga: Karhutla Mengganas di Paser, 1.151 Hektare Lahan Hangus dan Sejumlah Bangunan Terbakar
Tambahan SPBU dinilai dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan bakar sekaligus membantu mengurangi antrean kendaraan, terutama untuk mendapatkan BBM bersubsidi.
“Sebenarnya jika Perumda AUJ punya inovasi untuk mengambil usaha sehubungan SPBU, maka keuntungan bisa didapatkan. Karena bisnis ini tidak ada ruginya,” ujarnya.
Persoalan modal, kata Agus, dapat diatasi melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Investasi terutama dibutuhkan untuk membangun infrastruktur penunjang. Sementara dalam aspek perizinan, pemkot siap memberikan fasilitasi.
Ketersediaan lahan juga menjadi perhatian. Sebagian aset pemkot saat ini berstatus ruang terbuka hijau, sedangkan aset yang sesuai peruntukan belum tentu berada di jalan utama.
Agus menilai pembahasan rencana tata ruang wilayah (RTRW) dapat menjadi momentum untuk menyesuaikan peruntukan kawasan apabila memang dibutuhkan. “Mumpung RTRW ini masih dibahas. Bisa diubah peruntukan kawasannya,” katanya.
Namun, keputusan mengambil peluang bisnis tersebut tetap berada di jajaran manajemen Perumda AUJ.
Baca Juga: Kabut Asap di Kutim Bikin Belajar Jarak Jauh, Distribusi MBG untuk TK hingga SMP Masih Dihentikan
Di luar rencana itu, Pemkot tengah mengawal dua calon SPBU baru. Pertashop di Jalan Soekarno-Hatta, Bontang Lestari, direncanakan naik status menjadi SPBU. Persiapan dan pemenuhan ketentuannya masih berlangsung.
Kopkar Pupuk Kaltim juga berencana membuka SPBU di kawasan Tugu Selamat Datang Bontang. Proses perizinannya masih berjalan.
Perumda AUJ sendiri telah memiliki sejumlah lini usaha melalui anak perusahaan yang bergerak di sektor perbankan, periklanan, SPBN, penyewaan kapal Roro, operator pelabuhan, transportasi, hingga bongkar muat.
Pembukaan SPBU akan menambah diversifikasi bisnis perusahaan daerah sekaligus menjawab kebutuhan layanan BBM di Bontang. (rd)
Editor : Romdani.