KALTIMPOST.ID, BONTANG - Pekerjaan drainase dan pelebaran bahu Jalan Asmawarman, Kelurahan Gunung Telihan, Kota Bontang, memasuki tahap akhir. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang mencatat realisasi fisik proyek tersebut telah mencapai 80 persen, lebih cepat dibandingkan rencana pekerjaan.
Kepala Dinas PUPRK Bontang, Much Cholis Edi Prabowo, yang akrab disapa Bowo, mengatakan progres pekerjaan menunjukkan deviasi positif. Berdasarkan evaluasi per 23 September 2026, capaian fisik sudah berada di angka 80 persen, sementara target yang ditetapkan baru 61 persen.
"Realisasi fisiknya 80 persen dari rencana 61 persen. Jadi ada deviasi positif sekitar 19 persen," kata Bowo, Kamis (24/9/2026).
Dengan capaian tersebut, pekerjaan utama di lapangan mulai terlihat tuntas. Aktivitas penggalian drainase juga sudah tidak lagi menjadi pekerjaan dominan. Saat ini, kontraktor tinggal menyelesaikan sejumlah pekerjaan akhir sebelum proyek dinyatakan rampung.
"Finishing," singkat Bowo saat ditanya mengenai pekerjaan yang masih tersisa.
Baca Juga: Dinas PUPRK Bontang Bersihkan Drainase Tersumbat di Berbas Pantai
Bowo memastikan penanganan drainase Jalan Asmawarman menggunakan kanstin sebagai bagian dari penyelesaian konstruksi. Total panjang ruas yang mendapatkan penanganan mencapai sekitar 136 meter.
Pekerjaan tersebut dilakukan pada satu sisi jalan, sesuai kesepakatan yang sebelumnya diambil pemerintah bersama warga sekitar dan pihak kelurahan.
Baca Juga: Pemkab PPU Masih Perjuangkan Pembangunan RSUD RAPB, dr Lukas: Desain Menyesuaikan Anggaran
Selain pemasangan kanstin, tahap akhir proyek juga mencakup pengecatan. Namun, Bowo memastikan tidak terdapat pemasangan bollard dalam paket pekerjaan tersebut. "Cat iya, bollard tidak ada," tutur dia.
Dengan demikian, masyarakat dapat melihat bentuk akhir pekerjaan setelah tahapan finishing diselesaikan. Penanganan satu sisi jalan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki sistem drainase sekaligus menata bahu jalan di kawasan Jalan Asmawarman.
Baca Juga: 20 Atlet Bulu Tangkis Kubar Siap Berlaga di Kejurprov Balikpapan
Sebelumnya, Bowo menjelaskan proyek rekonstruksi Jalan Asmawarman mulai masuk tahap kontrak pada akhir Juni 2026. Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut merupakan kegiatan penyelenggaraan jalan kota, dengan paket pekerjaan rekonstruksi Jalan Asmawarman di Kelurahan Gunung Telihan.
Proyek menggunakan APBD Kota Bontang 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp1,286 miliar. Kontrak bernomor 000.3.3/444/DPUPRK/2026 tersebut ditandatangani pada 30 Juni 2026 dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender.
Kontraktor pelaksana proyek adalah CV Pradah Etam Jaya, sedangkan pengawasan dilakukan CV Bua Bungaran Konsultan.
Dalam perencanaan awal, pemerintah bersama warga dan Kelurahan Gunung Telihan menyepakati pekerjaan dilakukan pada satu sisi terlebih dahulu. Sisi yang ditangani berada di sebelah kiri jalan dengan panjang sekitar 135 meter. "Panjang penanganan 136 meter," ujar Bowo.
Selain pembangunan parit atau drainase, paket pekerjaan juga mencakup pelebaran bahu jalan sekitar 0,5 hingga 1 meter. Titik awal pekerjaan berada dari kawasan samping terminal. (*)
Editor : Sukri Sikki