Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Indonesia Kini Punya Sinetron yang Dibuat Full Pakai AI, Bagaimana Hasilnya?

Ari Arief • Minggu, 25 Januari 2026 | 06:00 WIB

PRODUKSI AI: Salah satu program televisi yang diproduksi sepenuhnya oleh AI.
PRODUKSI AI: Salah satu program televisi yang diproduksi sepenuhnya oleh AI.

KALTIMPOST.ID, JAKARTA-Industri pertelevisian Indonesia kini memasuki babak baru dengan munculnya sinetron yang diproduksi sepenuhnya menggunakan teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Langkah revolusioner ini memicu diskusi hangat mengenai batasan kreativitas, standar kualitas, serta nasib industri penyiaran tradisional di masa depan.

Salah satu pionir dalam tren ini adalah program bertajuk Legenda Bertuah. Acara ini mengemas ulang berbagai cerita rakyat ikonik Nusantara seperti Malin Kundang, Sangkuriang, Timun Mas, hingga Legenda Gunung Merapi, dengan estetika visual modern hasil olahan AI.

Berdasarkan laporan dikutip media ini Sabtu (24/1), program ini diklaim sebagai tayangan pertama di Tanah Air yang mengadopsi teknologi AI secara menyeluruh di setiap tahap produksinya.

Baca Juga: Polres Bontang Tetapkan Satu Perempuan Tersangka Penganiayaan di Tempat Hiburan Malam

Selain aspek hiburan, Legenda Bertuah membawa misi edukasi untuk melestarikan kearifan lokal dan nilai-nilai moral bangsa. Tak sendirian, ada pula program religi berjudul Cahaya Hati yang menempuh jalur serupa.

Mulai dari penyusunan alur cerita, penulisan skrip, sulih suara narasi, hingga perancangan visualnya, semuanya dikerjakan oleh mesin AI dengan pengawasan ketat dari tim kreatif manusia.

Kehadiran dua program ini menjadi pembeda signifikan dari metode produksi televisi konvensional. Tak heran jika cuplikan keduanya viral di media sosial dan mengundang beragam reaksi.

Kekhawatiran sebagian netizen merasa penggunaan AI secara total dapat mengikis nilai seni dan menurunkan standar kualitas tayangan televisi.

Baca Juga: Penutupan Tempat Hiburan Dinilai Bisa Memicu Penularan HIV, Ini Penjelasan KPAD Kutim

Sementara itu, sebagian lainnya menganggap ini adalah langkah adaptasi yang cerdas agar industri TV tetap relevan di tengah gempuran teknologi digital.

Pihak penyelenggara menegaskan bahwa inovasi ini bukan untuk menggantikan kreativitas manusia, melainkan untuk memastikan budaya Indonesia tetap eksis dalam format yang lebih kontemporer.

Bagi yang penasaran ingin melihat hasilnya, berikut adalah detail jadwalnya: Legenda Bertuah tayang di TRANS7 pada Sabtu dan Minggu, 18.00 WIB, mulai awal 2026. Kemudian, Cahaya Hati tayang di iNews segera (eksklusif).(*)

Editor : Almasrifah
#Revolusioner #hiburan #ai #Pertelevisian #Sinetron #digital