Disutradarai oleh James Gunn, film ini sekaligus menandai reboot terbaru dari kisah ikonik Man of Steel, dengan aktor David Corenswet memerankan Clark Kent alias Superman.
Tak seperti versi sebelumnya, Superman kali ini tampil lebih manusiawi. Salah satu ciri yang paling mencolok adalah kembalinya celana merah khas era Christopher Reeve serta adegan yang menampilkan Superman terluka dan berdarah.
Gunn sisi menjelaskan, keputusan ini diambil untuk menunjukkan kerapuhan karakter yang selama ini dikenal hampir tak terkalahkan.
"Dia menghadapi musuh yang setara, seperti Ultraman, Engineer, dan The Hammer of Boravia. Secara fisik, ini pertarungan yang seimbang," ungkap Gunn dalam wawancara yang dikutip dari Screen Rant (1/7).
Ia menyebut inspirasinya berasal dari berbagai versi Superman di komik, namun ia menghindari penggambaran karakter yang bisa berputar balik waktu seperti dalam film Superman II karya Richard Donner.
Lebih lanjut, Gunn juga menekankan pendekatan emosional dalam cerita. Ia ingin menyelami sisi psikologis Superman sebagai individu yang juga memiliki pergolakan batin.
“Ini bukan sekedar tentang menyelamatkan dunia, tapi juga tentang bagaimana Superman menjalani kehidupan pribadinya,” tambahnya.
Film ini juga menampilkan sejumlah aktor ternama seperti Rachel Brosnahan, Nicholas Hoult, Isabela Merced, hingga Nathan Fillion. Dirilis sebagai bagian dari babak pertama DCU bertajuk Chapter One: Gods and Monsters, Superman tayang di bioskop mulai 9 Juli 2025.
Editor : Uways Alqadrie