KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Angin segar berembus bagi industri kreatif di tanah Borneo. Sebuah karya sinema ambisius bergenre kolosal siap meramaikan layar lebar dengan mengangkat kemegahan budaya suku Dayak.
Bukan sekadar tontonan, film bertajuk "Dayak" ini diproyeksikan menjadi jembatan edukasi sekaligus pembuktian sejarah peradaban yang selama ini lebih banyak tersimpan dalam ingatan kolektif masyarakat.
Penanggung Jawab Produksi, Abriantinus menjelaskan proyek ini lahir dari kegelisahan akan minimnya dokumentasi literasi dan audiovisual mengenai suku Dayak.
Selama berabad-abad, sejarah peradaban Dayak memang lebih banyak diwariskan melalui sastra lisan dari mulut ke mulut. Lewat film ini, kekosongan dokumentasi tersebut coba diisi agar identitas lokal tetap terjaga di tengah arus modernisasi.
Baca Juga: Jangan Tunggu Mogok! Ternyata Ini Rahasia Motor Honda Tetap Awet dan Irit
"Kami ingin menyajikan unsur edukasi dan membuktikan bahwa peradaban Dayak adalah bagian tak terpisahkan dari budaya bangsa ini. Fokus utama kami adalah menggali dan melestarikan warisan leluhur untuk kemudian dibagikan kepada generasi muda," ujar Abriantinus.
Saat ini, proyek film tersebut tengah memasuki fase krusial, yakni tahap audisi pemeran yang dijadwalkan berlangsung sepanjang April hingga Juni 2026.
Antusiasme masyarakat pun diharapkan tinggi dalam pencarian bakat-bakat lokal yang mampu merepresentasikan karakter kuat dari suku Dayak. Setelah proses audisi rampung, barulah tim produksi akan tancap gas memulai agenda syuting di berbagai lokasi eksotis di Kalimantan.
Terkait jadwal rilis, tim produksi memasang target ambisius agar film ini bisa dinikmati penonton dalam satu tahun ke depan. Meski pengerjaannya penuh tantangan karena menyangkut unsur kebudayaan yang sakral, Abriantinus optimistis proses produksi berjalan sesuai jalur yang direncanakan. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo