Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jelang Upacara HUT Ke-79 RI, Pengamanan IKN Diperketat, Akses Masuk Sulit, Ini Penyebabnya…

Romdani. • Kamis, 8 Agustus 2024 | 16:20 WIB
Lapangan Istana Negara di IKN
Lapangan Istana Negara di IKN

KALTIMPOST.ID, SEPAKU-Ada sejumlah pihak yang menyayangkan atas diperketatnya kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kondisi itu menyebabkan warga maupun awak media yang hendak meliput melihat langsung progres pembangunan IKN sulit dilakukan.

Ketua Satgas Pelaksanaan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga membenarkan adanya pengetatan itu. Namun bukan berarti pihaknya melarang sama sekali kepada warga yang hendak melihat kemajuan IKN. “Kami menutup titik tertentu. Tapi kami juga sudah menyiapkan titik lain untuk bisa didatangi atau dikunjungi,” katanya menjawab pertanyaan para pemimpin redaksi dari berbagai media se-Indonesia saat berkunjung ke IKN, Rabu (7/8).

Danis mengatakan, sejak 8 Juli 2024 pembangunan di IKN meningkat pesat. Di mana ada 100 paket pekerjaan. Terdiri dari 20 ribu pekerja. Juga terdapat mobilisasi ribuan kendaraan. “Ada safety concern dari kami. Kemudian juga terdapat kecelakaan. Sehingga kami membuat pengetatan pengamanan. Semata-mata ini demi keamanan,” tegasnya.

Dia menegaskan, pembangunan IKN terus berprogres. Jelang upacara HUT ke-79 RI di IKN, sejumlah persiapan juga dilakukan. Termasuk burung Garuda yang berada di Istana Negara IKN sudah rampung 100 persen.

IKN, kata dia, adalah smart city dengan segala kemudahan. “Kemudian diintegrasikan dengan smart kawasan dan smart building. Secara interaksi kita lebih smart. Transportasi publik yang disediakan juga modern,” jelasnya.

Danis juga menyebut, pembangunan IKN tidak dikebut. Pemerintah menjalankan proyek sesuai kontrak. “Tidak ada yang sengaja diburu-buru. Jalan tol masih 88 persen. Tapi dalam rangka upacara HUT RI di IKN, kami lakukan fungsional,” bebernya.

Begitu juga pembangunan Bandara IKN yang terlambat karena hujan. Pemerintah tidak memaksakan proyek itu rampung. Sehingga sebagai bukti proyek di IKN tidak berjalan buru-buru.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Hadi Tjahjanto menambahkan, dengan progres yang ada saat ini, bukan berarti pemerintah maupun kontraktor yang membangun itu memburu proyek agar cepat selesai. “Tidak ada yang buru-buru. Bukan dikejar karena supaya bisa menggelar upacara di IKN, tapi semua direncanakan dengan baik. Itu adalah suatu kebanggaan bangsa,” jelasnya. (rom)

Editor : Romdani.
#upacara hut ri #ibu kota nusantara #IKN #menkopolhukam #hut ri #Pembangunan IKN di Kalimantan #Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur #sepaku #Danis Hidayat Sumadilaga #Penajam Paser Utara (PPU) #burung garuda #pengamanan