Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Peduli Kesehatan Mental, Otorita IKN Gelar Workshop dan Layanan Konseling

Oktavia Megaria • Jumat, 31 Oktober 2025 | 19:08 WIB
UPAYA: Otorita IKN tekankan kesadaran akan kesehatan mental di lingkungan kerja.
UPAYA: Otorita IKN tekankan kesadaran akan kesehatan mental di lingkungan kerja.

BALIKPAPAN – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melalui Direktorat Pelayanan Dasar menggelar Workshop Kesehatan Mental dan Layanan Konseling Psikologi di Ruang Serbaguna, Tower 1, Gedung Kemenko 3, Kamis (30/10). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di lingkungan kerja.

Agenda ini turut menghadirkan Psikiater RSJD Atma Husada Mahakam Yenni, Psikolog dan Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Evi Kurniasari, beserta tim konselor.

Melalui agenda ini, para pegawai diajak memahami, mengenali, dan mencegah stres di lingkungan kerja. Sesi konseling juga diberikan sebagai bentuk nyata dukungan OIKN terhadap pengelolaan kesehatan mental pegawai.

Yenni menegaskan, kota atau organisasi yang kuat harus dijalankan oleh pegawai yang sehat, baik fisik maupun mentalnya.

“Kesadaran akan faktor stresor dan pengelolaan yang baik dapat membantu seseorang menjaga tiga pilar kehidupannya: dapur (keluarga), sumur (pekerjaan), dan kasur (pasangan),” jelasnya.

Dalam materi bertajuk “Efek Domino Lingkungan Kerja” yang disampaikan, ia menjelaskan bahwa rasa lelah dari bekerja tidak selalu berkaitan dengan beban kerja yang diterima. Lingkungan kerja yang toxic justru menjadi salah satu penyebab utama penurunan kesehatan mental.

“Mengutip American Psychiatric Association (APA), 60 persen penyebab stres dalam pekerjaan berasal dari lingkungan kerja, bukan beban pekerjaan itu sendiri,” tambahnya.

Dia memaparkan, salah satu contoh stresor di tempat kerja, ialah kesenjangan cara pandang antar generasi. Tantangan ini juga biasa dihadapi oleh lembaga yang sebagian besar pegawainya berasal dari generasi milenial dan Z.

Kendati begitu, kedua narasumber menegaskan bahwa kondisi tersebut bukanlah halangan untuk membangun suasana kerja yang harmonis. Lingkungan yang sehat dapat tercipta melalui komunikasi terbuka dan rasa empati antar pegawai.

Sejalan, Evi turut mengapresiasi perhatian lembaga terhadap kesejahteraan pegawai. Adanya Workshop Kesehatan Mental di Nusantara ini, menunjukkan bahwa Otorita IKN tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pegawainya.

“Ini menjadi bukti nyata upaya Otorita IKN menciptakan lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan pegawai,” tutupnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
#universitas 17 agustus 1945 #RSJD Atma Husada Mahakam #psikolog #Otorita IKN #Layanan Konseling #kesehatan mental